web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Polres Cianjur Tak Rekomendasikan Jalur Alternatif
    net

    Polres Cianjur Tak Rekomendasikan Jalur Alternatif

    JuaraNews, Cianjur - Polres Cianjur tidak merekomendasikan jalur alternatif puncak II untuk dijadikan jalur mudik lebaran tahun ini. Pasalnya kondisi jalan alternatif itu masih minim sarana dan prasarana pendukung sehingga membahayakan bagi pengguna jalan.

    Petugas menyebutkan ada tiga jalur mudik utama di wilayah hukum Polres Cianjur. Jalur tersebut adalah, ruas Jalan Raya Cianjur-Puncak, Jalan Raya Bandung, dan Jalan Raya Sukabumi. Sementara jalur alternatif yang dapat diakses adalah jalur Ciapanas-Sukaresmi-Cikalongkulon.

    ”Untuk jalur alternatif II memang tidak direkomendasikan. Tapi untuk jalur utama dan alternatif I kondisinya layak untuk dipakai para pemudik,” terang Kasatlantas Polres Cianjur Erik Bangun Prakarsa.

    Saat ini seluruh jajarannya berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait untuk melakukan peningkatan kesiapan jalur. Bersama dengan TNI, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP, telah melakukan pengaktifkan posko dan memasang CCTV di sejumlah titik.

    Tidak hanya itu, pihaknya juga turut mengerahkan pasukan pengurai kemacetan yang bekerja secara mobile di setiap ruas jalan. Persiapan jauh-jauh hari itu, diharapkan dapat meningkatkan rasa aman dan nyaman pengendara saat melintasi jalur-jalur mudik.

    ”Ketiga jalur mudik memiliki tingkat kepadatan arus dan kerawanan kecelakaan yang berbeda-beda sehingga harus diwaspadai oleh pemudik nantinya,” kata dia. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Berita Lainnya
    Wacana Pembentukan Sumedang Barat Menguat
    Mayat Misterius Ditemukan di Perkebunan Teh
    Rem Blong, Truk Seruduk Motor Ibu dan Anak Tewas
    Tersangkut Jaring Saat Melaut Nelayan Tewas
    Pedagang Tolak Tempati Pasar Modern Limbangan
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Selamat Hari Raya Idul Fitri
      Selamat Hari Raya Idul Fitri

      DENGAN rasa suka cita dan senang, kita menyambut Hari Kemenangan, bercampur sedih, karena kita ditinggalkan bulan Ramadan yang penuh berkah.