web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    3 Pejabat PT Pos Dituntut 18 Bulan Penjara
    net

    3 Pejabat PT Pos Dituntut 18 Bulan Penjara

    JuaraNews, Bandung - Mantan Senior Vice President Operasi PT Pos Indonesia Zulkifli Assagap dituntut hukuman 18 bulan penjara. Tuntutan dilakukan jaksa penuntut umum Eryanto dalam sidang yang digelar di Pengadilan Tipikor Bandung, Senin (5/6/2017).

    Selain Zulkifli, Vice President Pengendalian Sistem Operasi PT Pos Indonesia Pamungkas Tedjo Asmoro dan mantan Vice President Kolekting dan Antaran PT Pos Indonesia Arjuna juga dituntut hukuman yang sama.

    Ketiganya terbukti melakukan penyimpangan dana. Penyimpangan itu dalam penggunaan/pengeluaran biaya tambahan distribusi Kartu Perlindungan Sosial (KPS) di PT Pos Indonesia senilai Rp2,4 miliar.

    Pada sidang yang dipimpin Longser Sormin itu, jaksa menyatakan bahwa ketiganya terbukti melakukan korupsi secara bersama-sama. Mereka melanggar pasal 3 Undang Undang Tipikor.

    "Meminta majelis hakim yang menyidangkan kasus ini untuk menyatakan terdakwa bersalah dan menjatuhkan hukuman 1 tahun dan 6 bulan penjara," ujar JPU Eryanto saat membacakan tuntutannya.

    Jaksa menilai, mantan Pejabat PT Pos Indonesia tersebut telah memperkaya diri sendiri atau orang lain yang tidak berhak untuk menerima dana biaya tambahan dalam perdistribusian KPS tahun 2013. Soalnya, uang tersebut digunakan di luar kepentingan pendistribusian KPS tahun 2013. Akibatnya ada kerugian Rp 2,4 miliar. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Berita Lainnya
    Hanura Belum Putuskan Dukungan di Pilgub Jabar
    PT KAI Minta Masyarakat Waspadai Penipuan
    Megawati Minta Kader PDIP Meningkatkan Kekuatan
    Kodam III Siliwangi Latihan Pengamanan Tamu VVIP
    Persib Jamu Persija, Mobil Pelat B Dijamin Aman
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Selamat Hari Raya Idul Fitri
      Selamat Hari Raya Idul Fitri

      DENGAN rasa suka cita dan senang, kita menyambut Hari Kemenangan, bercampur sedih, karena kita ditinggalkan bulan Ramadan yang penuh berkah.