web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Membandel, PKL di Alun-alun Singaparna Ditertibkan
    net

    Membandel, PKL di Alun-alun Singaparna Ditertibkan

    JuaraNews, Tasikmalaya – Kendati sudah diberikan agar tidak berjualan di Alun-alun Singaparna, Tasikmalaya, sejumlah PKL tetap membandel. Menyikapi hal ini petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tasikmalaya langsung menertibkan sejumlah lapak pedagang tersebut.

    "PKL sudah dilarang berjualan di sekitar kawasan Alun-alun, tapi mereka tetap nekat berjualan di sana,” terang Kabid Trantibum Dadang Tobroni.

    Dadang mengaku pihaknya sudah menempuh prosedur penertiban, yakni dengan terlebih dahulu memberikan surat peringatan sebanyak tiga kali. Namun karena sampai batas waktu yang ditentukan mereka tetap membandel maka tindakan tegas terpaksa diambil.

    Menurutnya keberadaan PKL di wilayah area alun alun Singaparna melanggar Perda Nomor 23 tahun 2014 tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum. Terlebih sudah ada kesepakatakan PKL di relokasi ke lokasi bekas kantor Kecamatan Singaparna sehingga PKL tidak boleh berjualan di lokasi tersebut.

    Diakuinya jika PKL di lokasi alun alun Singaparna cukup membandel. Hal ini kurangnya kesadaran dari PKL sendiri untuk tertib berdagang dan tertib aturan. "Kami terus berkoordinasi dengan Indag untuk melakukan pembinaan kepada PKL, kami tidak mencegah mereka berdagang tapi tolong aturan juga ditaati dengan tidak melanggar zona berjualan," tandasnya. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Zakat Warga Jabar mencapai Rp236 Miliar
    Aher Imbau Warga Jabar Budayakan Sedekah
    Selama Ramadan dan Lebaran, Jabar Kondusif
    Idul Fitri 2017 Jatuh pada Minggu (25/6/2017)
    Meresahkan, Puluhan Juru Parkir Liar Diamankan
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Selamat Hari Raya Idul Fitri
      Selamat Hari Raya Idul Fitri

      DENGAN rasa suka cita dan senang, kita menyambut Hari Kemenangan, bercampur sedih, karena kita ditinggalkan bulan Ramadan yang penuh berkah.