web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    PNS Pemprov Dilarang Ajukan Cuti Tambahan Lebaran
    net

    PNS Pemprov Dilarang Ajukan Cuti Tambahan Lebaran

    JuaraNews, Bandung – Aparatur Sipil Negara (ASN/PNS) di lingkungan Pemprov Jabar diminta untuk mematuhi jatah libur saat lebaran nanti.

    Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan jika surat edaran dari pemerintah pusat yang mengimbau agar Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak menambah cuti tahunan setelah dan sebelum Lebaran sudah diterimanya.

    "Kalau itu sudah keputusan pemerintah pusat melalui PANRB, ya harus ditaati. Nanti kita tinggal umumkan saja bahwa tidak ada tambahan cuti setelah atau sebelum lebaran," tuturnya, Sabtu (3/6/2017).

    Aher menegaskan jika libur cuti bersama tahun ini sudah cukup hingga ASN tidak perlu mengajukan penambahan waktu cuti. Sebab tahun ini libur cuti bersama Lebaran tidak mengurangi hak cuti tahunan sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 11/2017 tentang Manajemen PNS.

    Menurutnya, para ASN bisa memanfaatkan cuti bersama tersebut untuk bersilaturahmi dan berkumpul dengan keluarga. Apalagi libur lebaran untuk tahun ini lumayan panjang sehingga cukup leluasa waktu untuk berkumpul dengan keluarga atua sekadar untuk pulang kampung.

    "Total cuti bersama kan sekitar enam hari saya rasa sudah cukup. Dua hari sebelum Lebaran dan tiga hari sesudah itu cukup. Jadi tidak ada alasan kurang dan mengajukan cuti tambahan,” tegasnya. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Berita Lainnya
    Hanura Belum Putuskan Dukungan di Pilgub Jabar
    PT KAI Minta Masyarakat Waspadai Penipuan
    Megawati Minta Kader PDIP Meningkatkan Kekuatan
    Kodam III Siliwangi Latihan Pengamanan Tamu VVIP
    Persib Jamu Persija, Mobil Pelat B Dijamin Aman
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Selamat Hari Raya Idul Fitri
      Selamat Hari Raya Idul Fitri

      DENGAN rasa suka cita dan senang, kita menyambut Hari Kemenangan, bercampur sedih, karena kita ditinggalkan bulan Ramadan yang penuh berkah.