web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Emil Pantau Pembangunan RISA di Garut
    net

    Emil Pantau Pembangunan RISA di Garut

    JuaraNews, Garut – Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menyempatkan diri meninjau progres pembangunan bantuan rumah tapak untuk korban bencana alam di Garut. Rumah bantuan yang diberinama Rumah Instan Sehat dan Aman (RISA) itu merupakan bantuan bagi korban banjir bandang Garut yang dicanangkan Ridwan Kamil yang bekerja sama dengan Dompet Dhuafa, Pemkab Garut dan komunitas Kitabisa.com.

    "Saya ke sini untuk meninjau progres pembangunan korban bencana Banjir Bandang Garut yang diinisiasi beberapa lembaga,” kata pria yang akrab disapa Emil ini, di Kampung Pananggungan Desa Lengkong Jaya Karangpawitan Garut, Sabtu (3/6/2017).

    RISA merupakan bantuan dari 3.235 netizen melalui Kitabisa.com yang digagas Wali Kota Bandung Ridwan Kamil melalui media sosialnya. Kampanye tersebut berhasil mengumpulkan bantuan sebesar Rp1.265.173.854.

    Bantuan tersebut kemudian direalisasikan Dompet Dhuafa dalam bentuk bantuan respons bencana dan pascabencana. Saat ini, bangunan rumah untuk korban bencana senilai Rp. 952.173.854 itu telah hampir selesai. Sisa bantuan netizen lainnya diperuntukkan bagi perpustakaan dan peluang usaha di kawasan ini hingga mencapai kurang lebih 100 juta rupiah.

    “RISA adalah bangunan konstruksi modern berjenis rumah tipe 36 dan total sebanyak 12 Unit. Rumah tersebut dibangun dengan konsep Preveb. Jadi pondasi dibangun duluan sehingga sisa bangungan lainnya tinggal di susun kayak lego," terangnya. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Berita Lainnya
    Kerangka Pendaki di Ciremai Berhasil Dievakuasi
    Ribuan Sopir Angkot di Tasik Ancam Mogok Massal
    425 KK Korban Retakan Tanah Diberi Lahan Pengganti
    Sembilan WNA Dideportasi oleh Imigrasi
    Banyak yang Pensiun, Kota Tasikmalaya Kurang Guru
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Selamat Hari Raya Idul Fitri
      Selamat Hari Raya Idul Fitri

      DENGAN rasa suka cita dan senang, kita menyambut Hari Kemenangan, bercampur sedih, karena kita ditinggalkan bulan Ramadan yang penuh berkah.