web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Selama Puasa Volume Sampah di Cimahi Naik 2%
    net

    Selama Puasa Volume Sampah di Cimahi Naik 2%

    JuaraNews, Cimahi – Volume sampah selama pekan pertama bulan puasa di Kota Cimahi mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Bahkan peningkatan dipastikan akan terus terjadi hingga perayaan Idul Fitri nanti.

    “Setiap tahunnya sampah di bulan puasa dan lebaran memang selalu meningkat,” tutur Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi Djani Ahmad Nurjani.

    Djani mengatakan, meski terjadi penambahan volume sampah, pihaknya meyakini masih bisa tertangani. Biasanya yang sering mengalami lonjakan volume adalah sampah rumah tangga karena aktivitas warga selama puasa mengalami peningkatan dibandingkan hari-hari biasa.

    Dia menyebutkan volume sampah dari Kota Cimahi yang diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat per harinya bisa mencapai 190 ton.

    “Selama puasa tentunya volume sampah yang dibuang akan meningkat sekitar 2% sehingga pasti masih bisa terangkut,” ucapnya.

    Yang justru dikhawatirkan olehnya saat bulan ramadan dan jelang Idul Fitri ini adalah antrean truk pengangkut sampah yang akan menuju TPA Sarimukti. Hal tersebut lantaran TPA Sarimukti merupakan tempat pembuangan sampah regional yang mencakup Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, dan Kabupaten Bandung Barat.

    "Jika antrean panjang maka akan berdampak kepada proses pengangkutan yang bisa jadi akan terlambat,” tandasnya. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Cak Min Usulkan Moratorium Pasar Modern
     16 Tahun, Kota Cimahi Masih Terus Berbenah Diri
    Tim Terpadu Kota Cimahi Waspada Parcel Kedaluwarsa
    PPP Beri Sinyal Dukung Emil di Pilgub Jabar
    Konsumsi Air PDAM Selama Puasa Naik 10%
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Selamat Hari Raya Idul Fitri
      Selamat Hari Raya Idul Fitri

      DENGAN rasa suka cita dan senang, kita menyambut Hari Kemenangan, bercampur sedih, karena kita ditinggalkan bulan Ramadan yang penuh berkah.