web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Stratolaunch Pesawat Terbesar di Dunia

    Stratolaunch Pesawat Terbesar di Dunia

    JuaraNews – Manusia tak pernah dalam hal apapun. Seperti di dunia pesawat terbang. Manusia terus berinovasi untuk bisa membuat pesawat terbang raksasa. Upaya itu berhasil dengan akan diluncurkannya Stratolaunch System pekan ini.

    Pesawat raksasa dengan dua kokpit tersebut buatan Perusahaan Aerospace Scaled Composites. Stratolaunch didesain untuk meluncurkan satelit ke orbit. Pesawat raksasa itu diproduksi dengan bentang sayap terpanjang dibandingkan pesawat mana pun.

    Dengan bentang sayap 385 kaki, pesawat enam mesin itu lebih besar dibandingkan Howard Hughes' 1947 H-4 Hercules yang dikenal sebagai Spruce Goose. Pesawat Stratolaunch juga lebih besar dibandingkan Antonov An-225, pesawat kargo era Uni Soviet yang awalnya dibuat untuk mengangkut pesawat antariksa Buran.

    Stratolaunch didesain mampu membawa roket di antara dua badan pesawatnya. Pada 2011, biaya proyek ini diperkirakan sebesar USD300 juta. Setelah pesawat mencapai ketinggian tertentu, Stratolaunch akan menjatuhkan kendaraan peluncur yang kemudian menyalakan pendorong dan meluncur ke antariksa dari udara.

    Stratolaunch memiliki bobot sekitar 500.000 pound tanpa kargo apapun. Pesawat itu didesain membawa bobot 1,3 juta pound dan bergerak dengan bantuan 28 roda. Saat di udara, Stratolaunch ditenagai oleh enam mesin pesawat 747.

    Biasanya, satelit dan pesawat antariksa lainnya diluncurkan dari landasan peluncuran. Cara ini memerlukan jumlah bahan bakar yang sangat banyak. Stratolaunch memungkinkan roket menghemat bahan bakar karena diluncurkan di udara sebelum menuju antariksa. Tahun lalu, Stratolaunch menanda tangani kesepakatan dengan perusahaan pertahanan dan aerospace Orbital ATK.

    Sesuai isi kesepakatan, Stratolaunch akan mengangkut roket Pegasus XL buatan Orbital untuk mengirim satelit kecil ke antariksa. Langkah Allen bertepatan dengan bisnis baru yang berencana menjual akses internet, citra Bumi, data iklim, dan layanan lain dari jaringan ratusan satelit di orbit ketinggian rendah sekitar Bumi.

    Meski demikian, visinya berbeda dari SpaceX yang didirikan Elon Musk, Blue Origin milik Jeff Bezos, Virgin Galactic milik Richard Branson dan perusahaan lain yang telah berlomba di bidang antariksa. Tujuan Musk adalah menerbangkan orang ke Bumi. Bezos ingin mengembangkan roket murah yang dapat digunakan ulang. Branson fokus pada pariwisata antariksa dan peluncur roket kecil.

    Pesawat Stratolaunch juga tidak mirip pesawat raksasa lain sebelumnya yang membawa muatan di bagian badan utama pesawat. Stratolaunch menggunakan dua badan pesawat yang menggabungkan semua mesin, peralatan pendaratan, dan bagian lain dari pesawat Boeing 747, ditambang dengan rangka, sayap, dan lapisan komposit ringan. (*)

    Oleh: akbar aulia / bar

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Dunia Berlomba Buat Kapal Kargo Otonom
    Lahan Parkir di Hong Kong Laku Rp8,8 Miliar
    Indahnya Patung Pasir Karya Toshihiko Hosaka
    Beruang Madu Masuk Rumah dan Main Piano
    Bergeun, Desa Yang Tak Boleh Dipotret
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Marhaban Ya Ramadan
      Marhaban Ya Ramadan

      AWAL Ramadan 143 Hijriah jatuh pada Jumat (26/5/2017) malam. Dengan demikian, Sabtu (27/5/2017) umat Islam di Indonesia sudah mulai berpuasa.