web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Ribuan Petani Cirebon Resah Adanya Mafia Air
    net

    Ribuan Petani Cirebon Resah Adanya Mafia Air

    JuaraNews, Cirebon – Ribuan petani di Cirebon dibuat resah dengan keberadaan mafia air yang berkuasa di Bendung Rentang. Alhasil suplai air yang dirasakan oleh petani di hilir sangat minim padahal air dari Waduk Jatigede debitnya sangat besar.

    Mafia air biasanya selalu beroperasi saat kemarau dan kondisi ini sudah berlangsung puluhan tahun. Akan tetapi akibat lemahnya penegakan hukum, membuat aksi mereka selalu berulang setiap tahun, bahkan semakin merajalela.

    Hal tersebut terungkap saat rapat antisipasi kekeringan di kantor Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk-Cisanggarung (BBWS Cimancis), yang dihadiri lintas dinas dari Kabupaten Cirebon, Indramayu dan Majalengka serta Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air dan Komisi Irigasi serta organisasi petani.

    Permainan mafia ini sudah dimulai dari oknum di Bendung Rentang. Diduga, untuk bisa membuka pintu air di luar jadwal alokasi masing-masing daerah, ada tarif yang dikenakan. Titik rawan permainan mafia juga ada di Saluran Induk Sindupraja yang membagi alokasi untuk Kabupaten Indramayu dan Cirebon.

    "Kondisi ini tentu sangat merugikan banyak petani sebab air di saluran irigasi air sangat sedikit dan justru melimpah di pembuangan," terang Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia Kabupaten (HKTI) Cirebon Tasrip Abu Bakar.

    Untuk bisa mengakses air di pembuangan itu, petani terpaksa nego dengan para preman. Alhasil petani mau tidak mau harus mengeluarkan uang agar bisa mendapatkan air. Apalagi pada saat kondisi tanaman padi sedang umur bunting, sekitar 80 hari dimana pasokan air yang banyak sangat dibutuhkan. "Tarifnya sekitar Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta per hektare lahan," sebutnya. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Zakat Warga Jabar mencapai Rp236 Miliar
    Aher Imbau Warga Jabar Budayakan Sedekah
    Selama Ramadan dan Lebaran, Jabar Kondusif
    Idul Fitri 2017 Jatuh pada Minggu (25/6/2017)
    Meresahkan, Puluhan Juru Parkir Liar Diamankan
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Selamat Hari Raya Idul Fitri
      Selamat Hari Raya Idul Fitri

      DENGAN rasa suka cita dan senang, kita menyambut Hari Kemenangan, bercampur sedih, karena kita ditinggalkan bulan Ramadan yang penuh berkah.