web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

  • Fokus Seorang Pemimpin
    Fokus Seorang Pemimpin

    MENJADI pemimpin adalah kesempatan berharga karena tidak semua orang berkesempatan menjadi pemimpin dalam suatu entitas bisnis.

    Pengajian ke Filipina WNI Terjebak Konflik Senjata
    net

    Pengajian ke Filipina WNI Terjebak Konflik Senjata

    JuaraNews, Karawang - Sebanyak 16 Warga Negara Indonesia (WNI) yang hendak melaksanakan kegiatan dakwah, terjebak konflik senjata di Marawi, Filipina. Beberapa di antara mereka tercatat sebagai warga Kota Bandung.

    Salah satunya adalah Hery Endang Pramulyana. Dia yang berpaspor Karawang namun tercatat sebagai warga Kota Bandung berangkat ke Filipina untuk melaksanakan kegiatan dakwah.

    "Hery Endang memang membuat paspor di kantor Imigrasi Karawang, tapi dia tercatat sebagai warga Bandung," terang Kepala Subseksi Komunikasi pada Kantor Imigrasi Karawang Erix Aji Saputro, Selasa (30/5/2017).

    Dia menjelaskan paspor yang dipegang Hery Endang merupakan hasil pergantian, karena paspor lamanya hilang. Pasor pengganti itu dibuat tahun 2014. Dia pertama kali membuat paspor pada tahun 2007 di kantor Imigrasi Karawang. Namun paspor itu hilang dan dilaporkan ke kepolisian 1 Oktober Tahun 2014.

    Berbekal surat kehilangan dari kepolisian tersebut, Heri memohon paspor baru. Kemudian pada 13 Oktober Tahun 2014, pihak Imigrasi melakukan berita acara pemeriksaan (BAP). Dari pemeriksaan itu, Hery menggunakan persyaratan pembuatan paspor yakni Kartu Tanda Penduduk dan Kartu Keluarga yang diterbitkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcatpil) Kota Bandung.

    "KTP dan KK-nya berasal dari Kelurahan Cipedes, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung. Secara prosudural, kami sudah mengecek keabsahan berkas itu Disdukcapil Kota Bandung," ucapnya.

    Berdasarkan hasil wawancara kantor Imigrasi, Hery membuat paspor memang untuk mengikuti jemaah tablig melalui rombongan Kebon Jeruk , Jakarta. Sejauh ini ada 16 WNI yang kini berada di wilayah konflik Kota Marawi, Filipina. Pemerintah Indonesia tengah berupaya melakukan koordinasi dengan otoritas setempat untuk bisa mengevakuasi keenambelas WNI tersebut. Meski posisinya terpencar, pemerintah memastikan kondisinya baik. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Demiz Minta Nelayan tak Bergantung pada Tengkulak
    Demiz: Penerbangan Haji dari BIJB Segera Terwujud
    Terkunci di Dalam Mobil, Dua Balita Tewas
    Pesawat Jokowi jadi Pertama yang Landing di BIJB
    2 Pengeroyok Anggota DPRD Karawang Jadi Tersangka
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Marhaban Ya Ramadan
      Marhaban Ya Ramadan

      DATANGNYA bulan suci Ramadan ini begitu istimewa bagi kaum muslimin. Banyak makna yang terdapat di Bulan Puasa ini.

      Advertisement On Google