web stats service from statcounter

Hot News

  • PersiTantan Terancam Absen lawan Persegres
    PersiTantan Terancam Absen lawan Persegres
    • 16 Agustus 2017 | 18:07:00 WIB

    STRIKER Persib Tantan masih belum terlihat berlatih dengan tim Maung Bandung pada sesi latihan kedua di Lapangan Lodaya, Rabu (16/8/2017).

Inspirasi

    Berniat Cari Dolar, TKW asal KBB Pulang Penuh Luka
    net

    Berniat Cari Dolar, TKW asal KBB Pulang Penuh Luka

    JuaraNews, Bandung Barat – Nasib malang menimpa TKW asal Kampung Cimanyar, Desa Cinengah, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

    TKW bernama Yeti Sumiati (39) itu pulang ke kampung halamannya dengan kondisi mengenaskan karena di tubuhnya terdapat luka-luka bekas penganiayaan.

    Tidak hanya itu, TKW yang mengadu nasib di Arab Saudi ini pun tidak pernah mendapatkan gaji setelah bekerja selama 9 tahun di negara tersebut. Melihat kondisi itu pihak keluarga menuntut agar PJTKI yang memberangkatkannya bertanggungjawab atas apa yang diaalami oleh Yeti.

    Yeti sendiri berangkat menjadi TKW setelah mendapatkan tawaran dari salah seorang sponsor TKI melalui PJTKI bernama Marcoria Putra pada 2007. Dia kemudian bekerja di Riyadh Arab Saudi dibawah majikannya yang bernama Mr Sarhan Mohammed Al Qorni.

    Namun setelah 8 bulan bekerja dia meminta pindah akibat sering mendapatkan penganiayaan dari majikannya. Penganiayaan yang diterimanya pun bermacam-macam, mulai dari pukulan di bagian tengkuk belakang, di bagian lengan dan bagian tubuh lainnya.

    “Bukan hanya majikan laki-lakinya saja, tapi majikan perempuan pun sering ikut memukulinya sehingga Yeti meminta pindah tempat kerja,” terang juru bicara keluarga yang juga Kepala Desa Cinengah Ali Sadili, Senin (29/5/2017).

    Naas saat pindah ke tempat kerja yang baru dia pun kembali mendapatkan siksaan. Gaji dari majikan sebelumnya juga diambil dengan alasan sebagai jaminan. Puncaknya Yeti dibuang di tengah jalan olah sang majikan. Beruntung dia ditemukan oleh WNI yang melintas dan berhasil diselamatkan sehingga akhirnya bisa kembali pulang ke kampung halamannya.

    “Kami minta pertanggungjawaban dari pihak sponsor (PJTKI) karena mereka yang menempatkan Yeti di tempat kerja tersebut. Termasuk menuntut gajinya juga untuk dibayarkan,” tandasnya. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Disnakan KBB Gelar Simulasi Pemotongan Kurban
    Soal Pencalonan, Khofifah Mengaku Masih Menunggu
    Polri Siapkan 200 Brigadir Polri Bidang IT
    Pendaftaran Calon Independen Pilkada November
    1.500 Loker ke Luar Negeri Disiapkan Pemda KBB
    Berita Terdahulu

    Advertisement On Google