web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    3 Kecamatan di Kab Bandung Rentan Virus Hepatitis
    net

    3 Kecamatan di Kab Bandung Rentan Virus Hepatitis

    JuaraNews, Bandung – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Achmad Kustijadi menyebutkan sebagian Kabupaten Bandung merupakan daerah rawan penyakit Hepatitis A. Ini disebabkan wilayah Kabupaten Bandung yang merupakan daerah langganan banjir.

    “Penyebaran virus Hepatitis A ini melalui kondisi lingkungan yang kurang higienis,” ucapnya Senin (29/5/2017).

    Penyakit ini dapat menyerang hati dan penularannya sangat cepat, sehingga perilaku hidup bersih dan sehat dapat menghindarkan risiko terkena penyakit ini. Pihaknya telah menginstruksikan seluruh jajaran puskesmas di Kabupaten Bandung untuk meningkatkan kewaspadaannya.

    “Kami telah terapkan Sistem Kewaspadaan Dini (SKD) penyakit menular Hepatitis A ini ke seluruh jajaran Puskesmas di Kabupaten Bandung. Termasuk sosialisasi berkala kepada anak sekolah, pondok pesantren, institusi, dan masyarakat,” sebutnya.

    Mengenai alasan kenapa daerah Bojongsoang, Dayeuhkolot, dan Baleendah paling banyak ditemukan penyakit ini, Achmad menjelaskan, hal itu dikarenakan daerah tiga daerah tersebut merupakan daerah banjir.

    Virus penyakit ini ditemukan pada feses orang yang terinfeksi dan disebar melalui konsumsi makanan atau air yang tercemar virus hepatitis A.

    “Gejala paling mudah yang bisa dirasakan adalah demam, pusing, pusing dan sakit badan, kehilangan nafsu makan, mual, sakit perut, muntah, diare, kulit dan mata kuning, urine berwarna gelap seperti teh, dan BAB berwarna pucat,” kata dia. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Oknum PNS Diciduk, Pemkab Bandung Merasa Tercoreng
    10.000 Warga Sambut Tahun Baru 1 Muharram
    Oknum PNS Kab. Bandung Ditahan Tim Jaksa Tipikor
    Puluhan Bangunan Liar di Baleendah Ditertibkan
    Warga Resah Ada Peredaran Obat PCC dari Toko Obat
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Pilwalkot Bandung 2018