web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Dua WNI di Filipina Bukan dari Priangan Timur
    net

    Dua WNI di Filipina Bukan dari Priangan Timur

    JuaraNews, Tasikmalaya - Kantor Imigrasi Tasikmalaya memastikan jika dua WNI yang terjebak pertikaian militer di Filipina bukan berasal dari wilayah Priangan Timur. Kedua WNI tersebut di antaranya Wawan Sadira (56) dan Ahmad Saran (57) yang masuk ke negara tersebut dengan jalur resmi.

    “Kedua orang itu bukan warga priangan karena dari identitas KPT mereka tercatat sebagai warga Bandung,” ungkap Kepala Imigrasi Tasikmalaya Afi Kahfian  didampingi Kepala Seksi Informasi dan Sarana Komunikasi Keimigrasian Idha Ismawati, Senin (29/5/2017).

    Dia menjelaskan, paspor kedua orang itu memang dibuat di Tasikmalaya dan secara aturan hal tersebut diperbolehkan. Berdasarkan pendataan Imigrasi Tasikmalaya, Ahmad pertama kali membuat paspor pada 1 April 2015. Dalam sesi wawancara pembuatan paspor, Ahmad menyampaikan tujuan pembuatan paspor itu untuk umrah. Sedangkan Wawan membuat paspor pada 22 Mei 2015 untuk wisata ke Malaysia.  

    "Jadi persyaratan keduanya sudah lengkap. Termasuk saat mengajukan paspor umrah Wawan turut mencantumkan surat pengantar dari Kemenag dan biro perjalanan," terangnya.

    Pihaknya juga mendapatkan informasi terdapat satu paspor WNI yang dibuat di Tasikmalaya atas nama Al Amin yang juga ditemukan di Marawi, Filipina. Amun Afi belum dapat menyampaikan secara detail karena identitas Al Amin masih dalam penyelidikan. “Untuk identitas Al Amin masih kami selidiki,” ujarnya.

    Berdasarkan informasi, Kementerian Luar Negeri menyampaikan 11 orang WNI yang terjebak di Filipina di antaranya adalah anggota jamaah Tabligh asal Bandung dan Jakarta.  Mereka sedang melakukan khuruju (meninggalkan rumah untuk ibadah dan dakwah di masjid selama 40 hari). (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Pemprov Antisipatif Sikapi Transportasi Online
    Kemenko PMK Terus Kaji Langkah Pembiayaan BPJS
    Persiapan Asian Games 2018 sesuai Target
    9 Juta Balita Gagal Tumbuh akibat Kekurangan Gizi
    Bahaya Pornografi Sama dengan Terorisme
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Advertisement On Google