web stats service from statcounter

Hot News

  • Manajer Persib Tanggung Pengobatan Ricko
    Manajer Persib Tanggung Pengobatan Ricko
    • 24 Juli 2017 | 23:09:00 WIB

    UMUH Muchtar akan menanggung biaya pengobatan Ricko Andrean, bobotoh yang jadi korban pengeroyokan saat laga Persib kontra Persija, Sabtu (22/7/2017).

Inspirasi

    30 Juta Petasan Disita saat Dikirim ke Jakarta
    net

    30 Juta Petasan Disita saat Dikirim ke Jakarta

    JuaraNews, Indramayu – Polres Indramayu menyita sebanyak 30 juta biji petasan yang akan dikirimkan ke Jakarta.

    Kapolres Indramayu Arif Fajarudin mengatakan, petasan itu diamankan di Jalan Raya Lohbener, Indramayu saat tengah digelar razia rutin. Saat itu polisi menghentikan sebuah mobil travel yang tengah melintas. 

    “Petasan itu diangkut dengan mobil travel. Tapi petugas kami tidak terkecoh dan berhasil mencegat mobil itu dalam sebuah razia,” terang Arif, Senin (29/5/2017).

    Apalagi gerak-gerik mobil travel itu sangat mencurigakan. Terbukti setelah digeledah di dalam kendaraan terdapat ratusan bungkusan semen. Benar saja di dalam bungkusan terdapat petasan jenis korek api. "Setelah dihitung jumlah petasan itu mencapai 30 juta butir," sebutnya.

    Barang bukti puluhan juta petasan kini telah diamankan di Mapolres Indramayu dan rencananya akan dimusnahkan. Selain itu pihaknya juga mengamankan 5 orang tersangka yakni War (41), Sud (47), Waw (39), Ris (32), dan Rud (26) yang semuanya merupakan warga Blok Pulo, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu. 

    Menurutnya jumlah petasan yang disita tergolong banyak. Tak heran hal itu menjadikan Kabupaten Indramayu sebagai salah satu pemasok petasan bagi daerah lainnya. Ini sangat berbahaya, karena petasan termasuk kepada golongna bahan peledak.

    Terlebih saat ini masyarakat tengah menjalankan ibadah puasa di mana petasan berpotensi mengganggu kenyamanan masyarakat. Untuk itu, razia akan terus digelar demi terciptanya keamanan di tengah masyarakat. 

    “Mereka akan dijerat dengan Pasal 1 UU Darurat RI Nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman maksimal kurungan badan 12 tahun,” pungkasnya. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Berita Lainnya
    Sidang Kasus Pembunuhan di Tasikmalaya Panas
    Kompetisi Baca Kitab Kuning Digelar di Cianjur
    Belajar di Tenda Darurat, 5 Siswa di Garut Pingsan
    Wacana Pembentukan Sumedang Barat Menguat
    Mayat Misterius Ditemukan di Perkebunan Teh
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Selamat Hari Raya Idul Fitri
      Selamat Hari Raya Idul Fitri

      DENGAN rasa suka cita dan senang, kita menyambut Hari Kemenangan, bercampur sedih, karena kita ditinggalkan bulan Ramadan yang penuh berkah.