web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Pemkot Cirebon Naikan Bantuan RW Jadi Rp 50 Juta
    net

    Pemkot Cirebon Naikan Bantuan RW Jadi Rp 50 Juta

    JuaraNews, Cirebon - Pemkot Cirebon bakal menaikkan bantuan hibah fisik dan nonfisik Rukun Warga (RW) lebih dari 100% mulai tahun depan.

    Dana hibah RW terdiri dari pembiayaan operasional RW, Rukun Tetangga (RT) dan Lembaga Pemberdayaan Masyarat (LPM) kelurahan yang biasa disebut bantuan wali kota (bawal).

    “Bawal yang tahun ini diberikan sebesar Rp 22,5 juta maka tahun depan akan naik menjadi Rp 50 juta per RW,” kata Wali Kota Cirebon Nasrudin Azis, Minggu (29/5/2017).

    Dia beralasan kenaikan bawal tersebut untuk lebih mengoptimalkan peran RW, dalam kegiatan pembangunan di wilayahnya masing-masing. Sebab, RT, RW dan LPM merupakan perwakilan unsur penyelenggara yang bersentuhan langsung dengan masyarakat setiap harinya.

    Menurutnya dana bawal yang saat ini disalurkan sebesar Rp 22,5 juta terbagi dalam dua peruntukan. Yakni hibah fisik dan nonfisik sebesar Rp 20 juta dan hibah operasional RW sebesar Rp 2,5 juta yang dirasa kurang mencukupi kebutuhan di setiap RW.

    Naiknya dana bawal, diharapkan dapat meningkatkan semangat para pengurus RT, RW dan LPM  kelurahan. Sehingga program pembangunan, baik fisik maupun nonfisik di tingkat bawah bisa terlaksana secara mandiri.

    "Ini bisa menjadi motivasi bagi para ketua RW, RT dan LPM untuk melaksanakan program pembangunan secara mandiri," ujarnya sambil menyebutkan APBD Kota Cirebon bisa mengcover jika bantuan itu dinaikan tahun depan. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Berita Lainnya
    Wacana Pembentukan Sumedang Barat Menguat
    Mayat Misterius Ditemukan di Perkebunan Teh
    Rem Blong, Truk Seruduk Motor Ibu dan Anak Tewas
    Tersangkut Jaring Saat Melaut Nelayan Tewas
    Pedagang Tolak Tempati Pasar Modern Limbangan
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Selamat Hari Raya Idul Fitri
      Selamat Hari Raya Idul Fitri

      DENGAN rasa suka cita dan senang, kita menyambut Hari Kemenangan, bercampur sedih, karena kita ditinggalkan bulan Ramadan yang penuh berkah.