web stats service from statcounter

Hot News

  • Hattrick Maitimo untuk Semua Pencinta Persib
    Hattrick Maitimo untuk Semua Pencinta Persib
    • 21 Agustus 2017 | 00:19:00 WIB

    RAPHAEL Maitimo menyumbangkan 3 gol saat Persib menaklukkan Persegres 6-0 pada laga kandang di Stadion si Jalak Harupat, Minggu (20/8/2017) malam.

Inspirasi

    Hanya Satu Orang yang Selamat dari Letusan Pelee

    Hanya Satu Orang yang Selamat dari Letusan Pelee

    JuaraNews – Gunung Pelee di St Pierre, Kepulauan Karibia, Pulau Martinique, adalah gunung berapi strato sangat aktif. Pada 8 Mei 1902, gunung berapi ini meletus hebat. Sekitar 30.000 penduduk Kota St Pierre tewas.

    Setelah letusan benar-benar berhenti, tim penyelamat tiba di St Pierre. Namun, tak ada yang bisa diselamatkan. Setelah melakukan pencarian beberapa lama, akhirnya tim menemukan satu orang yang selamat yakni, Ludger Sylbaris, yang saat peristiwa kelam terjadi berusia 32 tahun. Menurut pengakuan Ludger, dia selamat karena bersembunyi di dalam sebuah kamar mandi sebuah penjara dan membahasi pakaiannya dengan air kencing. Meski begitu, beberapa bagian tubuh Ludger menderita luka bakar.

    Kabar satu-satunya manusia selamat dari bencana mematikan itu menyebar sampai Prancis. Ludger Sylbaris pun menjadi terkenal. Fotonya menghiasi kartu pos yang terbit pada 1902. Dia berjuluk, “Orang yang Selamat dari Kiamat” dan “Manusia Terhebat di Dunia”. Ludger Sylbaris meninggal dunia pada 1929 dalam usia 54.

    Sebelum bencana itu terjadi, Kota St Pierre merupakan kota yang indah. Pantai landai dengan pasir putih dan penduduk yang ramah. Setiap hari, pelabuhan kecil di St Pierre ramai oleh aktivitas penduduk yang bertransaksi jual beli ikan. Suasana itu mirip Kota Paris di Prancis. Karena itu, kota ini mendapat julukan Paris of the Caribbean.

    Tanda-tanda Gunung Pelee akan meletus telah terlihat selama sepekan. Gunung berapi itu mengalami erupsi bertahap sejak 1 Mei 1902. Pellee yang terletak 7 kilometer sebelah utara St Pierre itu, memuntahkan abu vulkanik pekat. Hewan-hewan hutan turun gunung merambah permukiman.

    Terdapat kelabang raksasa beracun dan ular berbisa Pit Vipper. Hewan berbisa itu menewaskan sekitar 200 hewan dan 50 manusia. Meski begitu, penduduk St Pierre tak mengungsi karena mereka pikir tak akan meletus hebat.

    Pada 8 Mei 1902 pagi sekitar pukul 08.00, Gunung Pelee benar-benar meletus. Gunung berapi itu tak hanya memuntahkan lahar dan batu-batu besar, tapi juga awan superpanas mencapai 1.075 derajat Celsius. Awan superpanas itu menyebar dalam radius ratusan mil meluluhlantakkan semua yang dilalui. Kota St Pierre rata tanah, rumah, dan gedung-gedung terbakar.

    Dalam hitungan menit, sekitar 30.000 penduduk St Pierre tewas akibat terbakar oleh awan panas itu. Sejarah mencatat, letusan gunung itu sebagai yang terdahsyat di awal abad 20. Bahkan hingga empat hari setelah letusan berakhir, bangunan-bangunan di St Pierre masih terbakar dan mengepulkan asap tebal. St Pierre yang dulunya indah tinggal puing-puing hitam. (*)

    Oleh: akbar aulia / bar

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Pohon Elm 100 Tahun Tumbuh di Tengah Lapangan
    Bayi Ini Punya Dua Ibu dan Satu Ayah
    Bakteri Mutan Luar Angkasa Ancam Penduduk Bumi
    Petani India Bajak Sawah Pakai Pajero
    2018, NASA Luncurkan Wahana Dekati Matahari
    Berita Terdahulu