web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    70 Pasutri Ikuti Sidang Demi Dapat Buku Nikah
    net

    70 Pasutri Ikuti Sidang Demi Dapat Buku Nikah

    JuaraNews, Cimahi – Guna mendapatkan buku nikah dari Kantor Urusan Agama (KUA) sebanyak 70 pasutri mengikuti  sidang isbat, Jumat (12/5/2017). Kegiatan yang digelar di Kecamatan Cimahi selatan ini juga diadakan aparat Kecamatan Cimahi Selatan ini dalam rangka memperingati HUT ke-16 Kota Cimahi.

    Acara ini pun disambut antusias warga khususnya pasutri yang belum memiliki buku nikah resmi yang dikeluarkan oleh KUA. Namun karena keterbatasan kuota akhirnya pihak KUA membatasi hanya 70 pasangan suami istri yang bisa mengikuti sidang isbat.

    "Awalnya penyelenggarannya hanya 36 pasangan di Leuwigajah tapi ternyata kelurahan lain juga banyak yàng minat bahkan tidak terakomodir semua," kata Camat Cimahi Selatan, Tuti Hestiantina, Jumat (12/5/2017).

    Dia menjelaskan peserta sidang isbat nikah ini berasal dari empat kelurahan yang ada di kecamatan Cimahi Selatan, yakni Leuwigajah, Cibeureum, Cibeber dan Melong. Sebagian peserta sudah berusia lanjut, bahkan ada yang usia pernikahannya puluhan tahun.

    Kegiatan ini diselenggarakan untuk membantu masyarakat dalam menerapkan tertib administrasi kependudukan. Di antaranya terkait status pernikahan pasangan suami istri agar bisa diakui negara. “Hal ini juga untuk menjamin agar hak istri dan anak-anak memiliki kekuatan dan legalitas hukum sehingga kami prioritaskan warga yang kurang mampu," imbuhnya. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Berita Lainnya
    Parkir Sembarangan, Sejumlah Mobil Ditertibkan d
    Ditolak Guru, Rotasi Disdik Kota Cimahi Batal
    Di Pasar Tradisional di Cimahi Garam Sulit Dicari
    Persoalan PMKS di Kota Cimahi Masih Tinggi
    Cimahi Diiberi Kuota Angkutan Online 338 Kendaraan
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Selamat Hari Raya Idul Fitri
      Selamat Hari Raya Idul Fitri

      DENGAN rasa suka cita dan senang, kita menyambut Hari Kemenangan, bercampur sedih, karena kita ditinggalkan bulan Ramadan yang penuh berkah.