web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Aladdin Versi Live-Action Bergenre Musikal

    Aladdin Versi Live-Action Bergenre Musikal

    JuaraNews – Kisah Aladdin dari Persia dengan lampu dan karpet ajaib, serta jin, tak hanya populer di Indonesia dan India, tapi juga Eropa dan Amerika Serikat. Pada 1992, Walt Disney Pictures membuat film animasi Aladdin.  

    Namun, belum ada film Aladdin versi live-action Aladdin dari Hollywood. Belum lama ini beredar kabar Sutradara Guy Ritchie akan membuat film Alladin versi live-action bergenre musikal seperti Beauty and the Beast (2017).

    Selain genre musikal, yang menarik dari film ini adalah, aktor Will Smith disebut-sebut akan memerankan jin penunggu lampu ajaib milik Aladdin. Namun Guy Ritchie enggan menceritakan tentang keterlibatan Will Smith di film tersbeut. Belum ada tanggal pasti kapan film Aladdin versi live-action ini dirilis. Namun kabar beredar, film itu akan dirilis pada akhir 2018 atau musim semi 2019.

    Sekadar untuk diketahui, film animasi Aladdin dirilis pada 11 November 1992 yang disutradarai oleh Ron Clements dan John Musker. Film ini diangkat dari dongeng masyarakat Arab yang terangkum dalam Kisah 1001 Malam. Aladdin versi aniasi terebut dibintangi oleh Scott Weinger, Robin Williams, Linda Larkin, Jonathan Freeman, Frank Welker, Gilbert Gottfried, dan Douglas Seale.

    Berdasarkan cerita aslinya, Aladin adalah seorang laki-laki yang berasal dari Negara Persia. Dia tinggal berdua dengan ibunya. Mereka hidup sederhana. Suatu hari ada seorang laki-laki yang datang ke rumah Aladin. Laki-laki itu berkata kalau dia adalah saudara laki-laki almarhum bapaknya yang sudah lama meranta. Aladin dan ibunya sangat senang sekali, karena ternyata mereka masih memiliki saudara.

    Laki-laki saudara ayahnya it mengajak Aladin ke luar kota. Dengan seijin ibunya, lalu Aladin mengikuti pamannya pergi. Perjalanan yang mereka tempuh sangat jauh sekali dan pamannya tidak mengijinkan Aladin untuk beristirahat. Di suatu tempat di tengah hutan, Aladin diperintah oleh pamannya untuk mencari kayu bakar.

    Setelah mendapatkan kayu, pamannya lalu membuat api dan mengucapkan mantera. Aladin sangat terkejut sekali karena tiba-tiba tanah menjadi retak dan membentuk lubang. Aladin mulai bertanya dalam hati, “Apakah dia benar pamanku? Atau dia hanya seorang penyihir yang ingin memanfaatkan aku saja?”

    Aladin kemudian disuruh masuk ke lubang itu. “Ambilkan aku lampu antik di dasar gua itu,” kata pamannya. Aladin diberi sebuah cincin ajaib sebagai perlindungan. Saat sampai di bawah, Aladin terkejut karena menemukan pohon permata dan perhiasan.

    Aladin lalu mengambil lampu antik itu dan mulai memanjat ke atas. Tetapi pintu gua hanya terbuka sedikit. Aladin berpikir kalau lelaki itu menjebaknya. Aladin lantas menolak memberikan lampu itu. Sang paman marah, lalu menutup pintu gua. Benar dugaan Aladin, bahwa lelaki tadi hanya ingin memanfaatkannya untuk mendapatkan lampu antik.

    Sedih telah tertipu, Aladin berdoa. Tanpa sengaja dia menggosok lampuk antik tadi. Tiba-tiba asap tebal keluar dari lampu tersebut lalu muncul sesosok jin. Jin tadi memanggil Aladin sebagai tuan dan siap menuruti semua perintah dan mengabulkan segala permintaan Aladin. Dengan bantuan jin, Aladin bisa kembali ke rumahnya. Sejak itulah, Aladin bertualang bersama jin penunggu lampu ajaib. (*)

     


    Oleh: akbar aulia / bar

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Berita Lainnya
    Vokalis Linkin Park Chester Bennington Gantung Dir
    Gitaris Radiohead Rancang Gitar Sendiri
    Adele Siap Gelar Tur Konser Kembali
    Tom Hardy Dilirik Perankan Musuh Aladdin
    Black Panther Buat Penggemar Terkesima
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Selamat Hari Raya Idul Fitri
      Selamat Hari Raya Idul Fitri

      DENGAN rasa suka cita dan senang, kita menyambut Hari Kemenangan, bercampur sedih, karena kita ditinggalkan bulan Ramadan yang penuh berkah.