web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Fort Boyard, Benteng Napoleon di Tengah Laut

    Fort Boyard, Benteng Napoleon di Tengah Laut

    JuaraNews – Fort Boyard terletak di tengah laut, antara Pulau Île-d’Aix dan Île d’Oléron di selat Pertuis d’Antioche sebelah barat Prancis. Benteng ini dibangun oleh Kaisar Prancis Louis XIV antara 1661 dan 1667.

    Fort Boyard berbentuk oval dengan panjang 68 meter, lebar 31 meter, dan tinggi 20 meter. Di ruang bawah tanah benteng ini, terdapat kantor dan ruang-ruangan untuk para prajurit. Sedangkan di lantai atas dan tengah benteng, terdapat senjata, meriam dan pelontar granat.

    Selama Prancis dipimpin Kaisar Napoleon Bonaparte, Fort Boyard digunakan sebagai basis pertahanan menghalau musuh selama 56 tahun, dari 1801 hingga 1857. Keberadaan benteng itu melengkapi benteng lain yang dimiliki Prancis, yakni Fort Enet dan Fort de la Rade di Île-d’Aix. Tujuannya untuk melindungi Rochefort dari serangan angkatan perang negara lain terutama Angkatan Laut Kerajaan Inggris.

    Kehebatan konstruksi dan lokasi benteng yang berada di tengah laut, membuat Fort Boyard menjadi salah satu benteng terkenal. Membangun benteng di tengah laut dengan konstruksi kokoh seperti itu bukan perkara mudah. Insinyur-insinyur pada abad ke-17 semula kesulitan untuk mendirikan Fort Boyard. Namun, berkat keuletan, Fort Boyard akhirnya berdiri. Namun konsekuensinya, biaya yang harus ditanggung pun tidak murah, bahkan sangat mahal pada masanya.

    Setelah Benteng Fort Boyard berdiri, keberadaannya sangat bermanfaat bagi Prancis untuk mempertahankan Pulau Île-d’Aix dan Île d’Oléron dari invasi Inggris. Napoleon Bonapartemen memperkuat konstruksi Fort Boyard dan melengkapinya dengan berbagai fasilitas, termasuk persenjataan berat. Hasilnya Angkatan Laut Kerajaan Inggris kocar-kacir saat hendak merapat ke Pulau Île-d’Aix pada 1757.

    Sementara, tempat penyimpanan logistik dan persenjataan ini juga dibangun di laut dekat Pulau Île-d’Oléron. Bangunan ini dirancang dan dikerjakan oleh insinyur Ferregeau, Armand Samuel de Marescot, dan Vice-Admiral François Étienne de Rosily-Mesros. Perkampungan Boyard atau Boyardville didirikan untuk para pekerja. Langkah pertama konstruksi dilakukan dengan menancapkan tiang-tiang pancang fondasi setinggi 100 meter.

    Setelah kokoh, barulah diisi berton-ton batu. Proyek pembanguan benteng sempat terhenti pada 1809. Namun kemudian berlanjut saat Prancis dipimpin Louis-Philippe seiring dengan memanasnya hubungan Prancis dengan Inggris. Pada 1857, proyek pembangunan benteng selesai. Dalam benteng terdapat ruangan-ruangan untuk 250 prajurit.

    Setelah 1871, Fort Boyard diubah menjadi tahanan militer. Memasuki abad ke-20, Boyard dikosongkan dan terbengkalai. Pada 1950, Fort Boyard jadi bangunan yang dilindungi oleh Charente Maritime Regional Council.

    Menariknya, Fort Boyard merupakan lokasi syuting gameshow televisi berjudul Fort Boyard. Pada 1967, Boyard juga jadi lokasi syuting film Prancis, Les Aventuriers, sebuah film untuk mengenang benteng tersebut. (*)

    Oleh: akbar aulia / bar

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    10.000 Kamar di Hotel Ini Tak Pernah Dihuni Tamu
    Empu Pedang Damaskus Penemu Teknologi Nano
    Khamim Jalan Kaki ke Tanah Suci
    Smarcircle EBike Sepeda Masa Depan
    Lima Asteroid Raksasa Bakal Lintasi Bumi
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Marhaban Ya Ramadan
      Marhaban Ya Ramadan

      AWAL Ramadan 143 Hijriah jatuh pada Jumat (26/5/2017) malam. Dengan demikian, Sabtu (27/5/2017) umat Islam di Indonesia sudah mulai berpuasa.