web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Banyak Suami Nganggur, KDRT di Sukabumi Meningkat
    net

    Banyak Suami Nganggur, KDRT di Sukabumi Meningkat

    JuaraNews, Sukabumi – Korban tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), seksualitas dan human trafficking di Kabupaten Sukabumi terus meningkat. Bahkan berdasarkan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Sukabumi kondisinya sudah masuk kategori darurat.

    “Jumlah kasus dan korban yang harus ditangani terus merangkak naik dan saat ini kondisinya sudah masuk keadaan darurat,” kata Ketua Harian Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Sukabumi Elis Nurbaeti, Senin (1/5/2017).

    Data dari divisi Informasi dan Dokumentasi P2TP2A hingga akhir Apri 2017 ini, jumlah kasus traffickking telah mencapai 4 kasus dengan 7 orang korban. Begitupun KDRT mencapai 5 kasus ( 5 orang korban), pencabulan mencapai 20 kasus (22 orang korban) dan kasus hilang anak hingga pelantaran telah mencapai 7 kasus (12 orang korban).

    Menurutnya hanya dalam kurun empat bulan terakhir kasus tersebut secara kuantitas dibulan yang sama setahun sebelumnya mengalami peningkatan. Terdapai 36 kasus dengan jumlah korban mencapai 46 orang dan diperkirakan lebih dari 20 orang yang menjadi korban merupakan berusia anak-anak.

    Untuk itu pihaknya mendesak Pemkab Sukabumi segera merealisasikan pembuatan Peraturan Daerah (Perda) tentang Penyerapan Lowongan Tenaga Kerja laki-laki. Sebab dari kajian P2TP2A teruangkap KDRT dan kekerasan terhadap anak diduga salah satunya akibat suami dan ayah tidak memiliki pekerjaan sehiingga depresi. “Untuk itu kami mendukung bila Perda Perda Lowker di realisasikan secepatnya,” ucapnya. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Berita Lainnya
    Kerangka Pendaki di Ciremai Berhasil Dievakuasi
    Ribuan Sopir Angkot di Tasik Ancam Mogok Massal
    425 KK Korban Retakan Tanah Diberi Lahan Pengganti
    Sembilan WNA Dideportasi oleh Imigrasi
    Banyak yang Pensiun, Kota Tasikmalaya Kurang Guru
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Selamat Hari Raya Idul Fitri
      Selamat Hari Raya Idul Fitri

      DENGAN rasa suka cita dan senang, kita menyambut Hari Kemenangan, bercampur sedih, karena kita ditinggalkan bulan Ramadan yang penuh berkah.