web stats service from statcounter

Hot News

  • Pelatih Persib: Kami Baik-baik Saja
    Pelatih Persib: Kami Baik-baik Saja
    • 24 Mei 2017 | 06:09:00 WIB

    DJADJANG Nurdjaman memastikan skuatnya tetap harmonis seusai hanya menuai hasil imbang 2-2 saat menjamu Borneo FC, Sabtu (20/5/2017) lalu.

Inspirasi

    Jutaan Kepiting Serbu di Kuba

    Jutaan Kepiting Serbu di Kuba

    JuaraNews – Pemandangan tak biasa terlihat di Bay Pigs atau Teluk Babi, Kuba. Ratusan juta kepiting beracun menyerbu kawasan ini. Kondisi ini mengganggu warga setempat dan turis yang berkunjung.

    Kepiting-kepiting itu tak hanya memenuhi bibir pantai, tapi juga jalan, dan rumah-rumah warga. Sebagian besar kepiting itu mati terlindas mobil yang melintas. Bau busuk bangkai kepiting tersebut cukup mengganggu, tercium dalam jarak 1 kilometer. Tak sedikit warga yang mual-mual dan muntah setelah mencium bau tak sedap itu.

    Perilaku ratusan juta kepiting yang muncul di Pantai Babi itu merupakan kebiasaan tahunan. Kepiting-kepiting ini muncul ke jalanan saat pagi hari dan menjelang senja. Migrasi kepiting ini juga terjadi di sebagian daerah di Kuba dan di beberapa ekosistem khusus seperti Pulau Christmas di Australia.

    Di Teluk Babi, kepiting dewasa kembali ke liangnya di hutan setelah bertelur di pinggir pantai. Beberapa bulan kemudian, kepiting dewasa akan kembali ke pantai saat telur-telur mereka menetas. "Sekitar 30 sampai 40 kepiting masuk ke dalam rumah. Ini jenis kepiting beracun," kata Edian Villazon, warga Kuba yang mempunyai restoran di pinggir pantai.

    Teluk Babi sebenarnya favorit di Kuba untuk kegiatan menyelam karena terkenal dengan terumbu karang indah dan air biru kehijauan. Wisatawan terus melonjak selama dua tahun terakhir. "Sangat mengejutkan melihat begitu banyak kepiting yang berjalan ke arah pantai begitu cepat," kata seorang turis asal Prancis. (*)


    Oleh: akbar aulia / bar

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Ini Benda Seni dari Zaman Es
    Pesan Misterius di Batu Berusia 5.000 Tahun
    DNA Ungkap Perkawinan Neanderthal-Homo Sapien
    Hanya Satu Orang yang Selamat dari Letusan Pelee
    Misteri Hutan Pohon Bengkok di Polandia
    Berita Terdahulu

    Editorial