web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

  • Fokus Seorang Pemimpin
    Fokus Seorang Pemimpin

    MENJADI pemimpin adalah kesempatan berharga karena tidak semua orang berkesempatan menjadi pemimpin dalam suatu entitas bisnis.

    Muntari Jadi Korban Rasis Suporter Cagliari
    Net Sulley Muntari.

    Muntari Jadi Korban Rasis Suporter Cagliari

    JuaraNews, Bandung - Gelandang Pescara yang pernah berkostum AC Milan dan Internazionale Milan, Sulley Muntari, membeberkan alasan meninggalkan lapangan sebelum laga berakhir.

    Muntari memutuskan masuk ke kamar ganti beberapa saat sebelum wasit meniup peluit akhir pertandingan.

    Kejadian itu muncul saat Pescara bertandang ke kandang Cagliari, Minggu (30/4), dan kalah dengan skor 0-1. Muntari mengaku terpaksa meninggalkan lapangan lebih dahulu karena tak tahan dengan ejekan rasialis dari fans Cagliari.

    Selain itu, dia juga kecewa dengan wasit yang tak mampu melindungi pemain - terutama dirinya - di lapangan, dari intimidasi suporter. Bahkan, sebelum meninggalkan lapangan, Muntari terlebih dahulu berdebat dengan salah seorang ofisial pertandingan dan membuatnya mendapat kartu kuning.

    "Mereka telah meneriakkan kalimat-kalimat bernada rasialis kepada saya sejak awal laga. Tapi, saya melihat beberapa anak kecil dan orang tuanya tak mengucapkan apa-apa. Saya kemudian memberikan jersey kepada mereka," sebut Muntari kepada Sky Sports.

    "Saya melakukannya agar fans lain sadar apa yang mereka lakukan sangat tidak terpuji. Namun, upaya saya tak membuahkan hasil," imbuh Muntari.

    Gelandang timnas Ghana tersebut menambahkan bahwa telah meminta kepada fans untuk berhenti mengejek dirinya. "Namun, wasit malah meminta saya untuk kembali bermain. Itu membuat saya marah karena wasit tak merespons apa yang terjadi. Dia memilih untuk melanjutkan pertandingan ketimbang meminta kepada fans untuk tak berbuat hal yang tak seharusnya dilakukan," imbuh Muntari.

    Muntari lantas menyebut dirinya adalah korban dalam laga tersebut. "Fans telah salah, tapi wasit tak berbuat apa-apa. Padahal, saya adalah korban. Seharusnya wasit menghentikan pertandingan. Saya hanya berharap kejadian serupa tak terulang," beber Muntari.

    Sementara itu, pelatih Pescara, Zdenek Zeman, sependapat dengan Muntari. Menurutnya, wasit seharusnya menghentikan pertandingan dan meminta kepada fans untuk berhenti mengeluarkan kalimat rasialis. "Tapi, wasit tak melakukan apa-apa," keluh Zeman.

    Zeman menyebut tindakan Muntari yang meninggalkan lapangan sebelum laga berakhir merupakan bentguk protes dari ketidakadilan di lapangan. Dia telah menjadi korban rasialisme, namun wasit tak melakukan apa-apa.(*)

    fan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Bersinar di Italia, Suso Comeback ke Liverpool?
    Milan Ikut-ikutan Berburu Fellaini
    Selain Liverpool, Buffon Dikaitkan dengan PSG
    Kecewanya Donnarumma Setelah Milan Dibantai Juve
    Pemain PSV Ini Dibidik Jadi Suksesor Lichtsteiner
    Berita Terdahulu

    Klasemen Liga Indonesia

    Tim M Point
    1 PSM Makassar 9 18
    2 Persipura Jayapura 9 17
    3 Madura United 9 16

    Klasemen Liga Dunia

    Tim M Point
    1. Manchester City 38 100
    2. Manchester United 38 81
    3. Tottenham Hotspur 38 77
    4. Liverpool 38 75
    Tampilkan Detail

    sponsored links


    Editorial

    • Marhaban Ya Ramadan
      Marhaban Ya Ramadan

      DATANGNYA bulan suci Ramadan ini begitu istimewa bagi kaum muslimin. Banyak makna yang terdapat di Bulan Puasa ini.