blog counter

Hot News


Opini


    Bawa Sabu 763,8 Gram, 3 TKI Diciduk di Bandara

    • Selasa, 10 Februari 2015 | 14:09:00 WIB
    • 0 Komentar


    Bawa Sabu 763,8 Gram, 3 TKI Diciduk di Bandara
    Tiga TKI penyelundup sabu. juaranews/mukhlis dinilah

    JuaraNews, Bandung - Petugas Bea dan Cukai Jabar dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Jabar berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 763,8 gram yang dibawa 3 tenaga kerja Indonesia (TKI) yang baru turun dari pesawat AirAsia rute Kuala Lumpur-Bandung di Bandara Husein Sastranegara, Jalan Pajajaran Kota Bandung.

    Barang haram yang disimpan di gagang dan rangka koper diketahui setelah dipindai menggunakan x-ray begitu ketiganya mendarat pada 14 Januari 2015 lalu.

    "Setelah dilakukan pemindaian menggunakan X-ray, maka diketahui bahwa terdapat barang yang disembunyikan pada rangka koper dalam ketiga koper tersebut," ujar Kakanwil Ditjen Bea Cukai Jabar Saepulloh Nasution dalam ekspose yang digelar di Kanwil Ditjen Bea Cukai Jabar, Jalan Rumah Sakit Kota Bandung, Selasa (10/2/2015).

    Setelah dilakukan pembongkaran terhadap ketiga koper tersebut, diketahui terdapat bungkusan kristal berwarna bening yang dikemas sedemikian rupa yang diduga sabu-sabu. "Kemudian sampel tersebut dilakukan pengujian di labolatorium barang pengujian dan identifikasi barang (BPIB) Bea dan Cukai, kemudian hasilnya menunjukan bahwa sampel tersebut adalah positif narkotika jenis sabu,” paparnya.

    Saepulloh menjelaskan, tiga pelaku penyelundupan yakni seorang laki-laki dan dua perempuan inisial RH, AL, dan S warga Indonesia yang bekerja di Malaysia.

    Pengungkapan penyelundupan sabu ini berawal dari kecurigaan petugas terhadap tingkah laku penumpang AirAsia nomor penerbangan QZ176 rute Kuala Lumpur-Bandung yang tiba pukul 21.25 WIB.

    Selanjutnya petugas memeriksa penumpang tersebut secara mendalam berikut barang bawaannya yang dikemas dalam tiga koper. Selanjutnya ditemukan bungkusan kristal bening yang disembunyikan dalam gagang koper.

    "Modusnya disembunyikan di dalam gagang di tiga koper lalu diketahui hasil uji laboratorium positif narkotika jenis sabu-sabu," ujarnya.

    Barang bukti yang berhasil disita petugas, yakni delapan bungkus plastik bening berisi sabu-sabu, tiga paspor, satu telepon seluler, dan tiga koper.

    Ketiga pelaku dijerat UU No 17/2006 tentang menyembunyikan barang narkotika dengan ancaman kurungan maksimal 10 tahun penjara dan denda maksimla Rp5 miliar. Juga dijerat UU No 35/2009 tentang narkotika dengan ancaman kurungan seumur hidup atau paling lama 20 tahun penjara. (*)

    Oleh: mukhlis dinilah / den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    BKKBN Beri 8 Tips dan Langkah Cegah Stunting
    Progres Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar Capai 56 Persen
    Fraksi-fraksi di DPRD Jabar Tanggapi Pertanggungjawaban APBD 2021
    Pemprov Jabar Dorong Pertumbuhan Eksportir Milenial
    Dudung Abdurachman Dinilai Cocok Gantikan Jenderal TNI Andika Perkasa
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Iklan BKKBN

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads