Pos Indonesia

Hot News


JN-TAM

Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Jokowi: Uang KIP Untuk Beli Pulsa, Tidak boleh
    Presiden Joko Widodo

    Jokowi: Uang KIP Untuk Beli Pulsa, Tidak boleh

    JuaraNews, Bandung – Presiden Joko Widodo meminta siswa yang mendapat Kartu Indonesia Pintar (KIP) menggunakan program tersebut untuk program pendidikan, seperti  membeli buku, sepatu, seragam, tas, dan lainnya.

    Siswa penerima KIP mendapat bantuan Rp 450.000,00 per tahun, siswa SMP sebesar Rp 750.000,00 per tahun, serta siswa SMA/SMK sebesar Rp 1.000.000,00 per tahun. “Untuk beli pulsa tidak boleh. Kalau tahu uang yang dari KIP dipakai buat beli Pulsa, akan dicabut kartunya ya. Kita janjian. Karena ini setiap tahun akan diberikan,” ucap Jokowi.

    Selain KIP, Jokowi juga memberikan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada ibu hamil, balita, dan anak sekilah.  Makanan berupa biskuit penuh gizi. Jokowi mengatakan makanan ini diberikan sebagai investasi jangka panjang.

    “Kenapa ini kita berikan? Ini adalah investasi jangka panjang. Menanamnya sekarang tapi panennya nanti 30 tahun, 40 tahun yang akan datang. Karena kalau ibu-ibu hamil – yang ada di kandungan itu tidak dirawat dengan baik, anak kita menjadi tidak sehat ke depan, menjadi tidak pintar. Ini komposisi gizinya sudah dihitung dan komposisi gizinya tinggi, tapi makannya betul-betul diatur,” ujar Jokowi.

    Sedangkan untuk Program Keluarga Harapan, katanya, setiap keluarga diberi Rp 1.890.000,00. Namun, bisa diambil empat kali di bank yang sudah ditunjuk Pemerintah. Masyarakat penerima PKH untuk pertama kali bisa mengambil bantuan Rp 500.000,00.

    “Namun, saya mengingatkan sebelum megambil itu sudah ada rencana untuk apa. Untuk tambahan gizi anak, bisa. Untuk pendidikan bisa. Untuk tambahan usaha kecil-kecilan juga bisa. Tapi ini ga bisa buat beli rokok suami, ya. Kalau ketauan bisa dicabut PKH-nya,” pungkas Jokowi. (*)

    ude

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Penurunan Kasus Covid-19 Kota Bandung Hasil Pelacakan Secara Massif
    Kabar Baik bagi Pesepeda Gunung Bandung, Pemkot dan Kanhay Wacanakan Garap Lintasan MTB
    Ojol Bandung Bisa Angkut Penumpang, Pemkot Terapkan AKB
    27 Pegawainya Positif Covid-19, Puskesmas di Kota Bandung Tetap Beroperasi
    2 Pedagang Positif Covid-19, Pasar Sadangserang Ditutup Sementara
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center
      Buku Wagun
      walikota

      Info Kota


      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads