ultah bandung

Hot News


Inspirasi


    Derweze, Pintu Neraka di Turkmenistan

    Derweze, Pintu Neraka di Turkmenistan

    JuaraNews – Pada 1971, permukaan padang tandus di Derweze, Turkmenistan tiba-tiba melesak dan membentuk lubang sedalam 30 meter dengan diamter 69 meter. Anehnya, lubang itu membara. Batu dan pasirnya menyala, mengeluarkan api. Sejak saat itu, Derweze diberi sebutan pintu neraka (door to hell).

    Berdasarkan penelitian para geolog, lubang Derweze dipenuhi gas metan yang mudah tersulut api. Lantaran kandungan gas dari dasar perut Bumi terus menyembur, tak ada habisnya, api pun terus menyala. Selain mengandung gas metana, di kawasan Derweza juga ditemukan kandungan minyak mentah. Namun karena berbahaya, beracun, dan mudah meledak, tambang minyak di kawasan Derweze ditutup.

    Pada April 2010, Presiden Turkmenistan Gurbanguly Berdimuhamedow mengunjungi, situs Derweze dan memerintahkan lubang yang membara itu ditutup agar penambangan minyak dan gas alam aman dilakukan. Namun sampai saat ini, pintu ke neraka Derweza tetap seperti saat pertama kali terbentuk 1971.

    Seperti diketahui, Turkmenistan merupakan negara pengekspor gas alam terbesar dengan volume 225 juta meter kubik per tahun. Sejumlah negara menjadi langganan gas asal Turkmenistan, seperti Pakistan, China, India, Iran, Rusia, dan negara-negara di Eropa Barat. (*)

     

     

    Oleh: akbar aulia / bar

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Sequoia, Pohon Terbesar dan Tertua di Dunia
    Tradisi Budaya Indonesia yang Biasa Dilakukan pada Muharam
    Pertanyaan Menggelitik: Apakah Covid-19 Benar-benar Ada?
    Populasi Serangga Makin Turun. Pertanda Kiamat Sudah Dekat? Ini Penjelasan Entomologis LIPI
    Hebat, Selandia Baru Sudah Menyatakan Bebas dari Covid-19
    Berita Terdahulu

    Editorial


      walikota

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads