web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


    Ini Alasan Kong: Skull Island Layak Ditonton

    Ini Alasan Kong: Skull Island Layak Ditonton

    JuaraNews – Film tentang gorila raksasa atau King Kong telah beberapa kali didaur ulang. Versi asli film ini dibuat pada 1933 atau 84 tahun silam. Lalu pada 2005, film King Kong kembali dibuat yang dibintangi oleh Jack Black dan Adrien Brody.

    Kini, film tentang gorila raksasa kembali menghiasi layar bioskop berjudul Kong: Skull Island. Meski daur ulang, para kritikus film menganggap Kong: Skull Island sangat layak untuk ditonton. Apa saja alasannya?

    Menurut para kritikus, Kong: Skull Island layak ditonton karena mendapatkan penilaian positif dari Metacritic dan Rotten Tomatoes. Rotten Tomatoes memberi skor 79%. Dari 62 resensi di situs tersebut, 49 di antaranya memberikan nilai postif. Sedangkan Metacritics memberikan skor 62% yang berarti secara keseluruhan film ini meraih nilai bagus di mata pengamat film.

    Para kritikus film menilai, poin plus dari Kong: Skull Island, adalah visualisasi. "Monster Kong yang mengunakan CGI (computer graphic image) sangat nyata," tulis Mara Reinstein, kritikus film dari Tabloid US Weekly.

    Peter Travers, kritikus film dari Majalah Rolling Stones, mengungkapkan, terdapat beberapa kekurangan dari film garapan sutradara Jordan Vogt-Roberts ini. Namun, dia memberi pujian selangit untuk aspek teknis di film ini.

    "Dialog dari aktor-aktris yang membintangi film terlihat canggung. Namun untuk film yang telah diangkat berkali-kali ini memiliki efek menggelegar menyenangkan dan membuat film reboot Kong ini mengoyak dan menggetarkan seisi rimba," kata Peter.

    Selain Tom Hiddleston dan Brie Larson yang menjadi pemeran utama film ini, sosok Kong, sang primata raksasa menjadi magnet yang sangat kuat. "Salah satu bagian yang paling menyenangkan adalah Kong raksasa yang menggetarkan pulau," ujar Robbie Collin, kritikus dari The Telegraph.

    Sekadar untuk diketahui, film King Kong versi 2017 itu muncul dalam ukuran jauh lebih besar dibanding Kong versi 1933 dan 2005. "Kong jauh lebih besar dibanding yang sudah pernah Anda lihat sebelumnya," kata sutradara Jordan Vogt-Roberts.

    Sebelum menggarap Kong: Skull Island, Jordan telah mempelajari kekurangan dan kelebihan film King Kong sebelumnya. Setelah itu, dia memutuskan ukuran King Kong di Kong: Skull Island berukuran dua kali lipat lebih besar. "Dia berukuran 15 meter lebih," ungkap Jordan.

    Setelah Kong: Skull Island dirilis, Warner Bros berencana memproduksi film Godzilla vs King Kong. Film tentang pertarungan dua makhluk raksasa tersebut bakal tayang pada 2020. Sebelum film itu tayang, Warner Bros akan memutar Godzilla 2 pada 22 Maret 2019. (*)

     

    Oleh: akbar aulia / bar

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Duta Besar Swedia Kolaborasi dengan Budi Dalton
    Terbukti Bersalah, Vanessa Divonis 5 Bulan Penjara
    2020 Produk Timberland 100 % Gunakan Daur Ulang
    Reopening Lois Jeans di Mall BIP Bandung
    KPID Jabar Batasi Pemutaran Lagu Berkonten Dewasa

    Editorial