Ribuan Pil Dextro Disita dari Pengedar di Banjar
net

Ribuan Pil Dextro Disita dari Pengedar di Banjar

JuaraNews, Banjar – Petugas Sat Narkoba Polres Banjar membengkuk sindikat pengedar obat yang termasuk dalam daftar G. Dari pelaku yang berinisial DM (38) warga Kecamatan Majenang, Cilacap, Jawa Tengah, petugas berhasil menyita ribuan butir oleh pil dextro.

Kasat Narkoba Polres Banjar Usep Supyan menyebutkan penangkapan pelaku bermula dari laporan masyarakat yang mendapai seseorang tengah minum pil Dextro di Alun-alun Langensari, Kota Banjar.

Pihaknya kemudian melakukan penyelidikan hingga di wilayah Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, polisi langsung menangkap pelaku berikut barang bukti ribuan butir pil Dextro.

‘’Pelak ditangkap di rumahnya dengan barang bukti pil dextro sebanyak 13.765 butir yang disembunyikannya,” kata Usep, Jumat (10/3/2017).

Saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan, sebab tidak menutup kemungkinan masih ada jaringan lain yang juga melakukan kegiatan serupa. Menurutnya pil dextro merupakan obat yang masuk dalam daftar G sehingga tidak dijual bebas. “Diprediksi penyalahgunaan pil dextro di masyarakat masih cukup tinggi,” ucapnya.

Tidak hanya itu, lanjut dia, petugas juga berhasil meringkus tiga tersangka pengedar ganja. Ketiganya yakni DK (35) warga Tasikmalaya, Tg (28) warga Kota banjar dan DD (29) warga Bandung. Dari tangan tersangka yang ditangkap di tempat terpisah, berhasil diamankan sebanyak 158,92 gram ganja kering siap edar yang dikemas dalam bungus kecil-kecil.

"Tersangka DK dan Tg ditangkap ketika tengah melakukan transaksi di wilayah Kecamatan Pataruman, sedangkan DD diringkus di wilayah Pangadegan, Kota Banjar,” sebutnya. (*)

yan

0 Komentar

Tinggalkan Komentar


Cancel reply

0 Komentar


Tidak ada komentar

Berita Lainnya


Pemprov Jabar Siapkan Rp16,2 Triliun Atasi Dampak Sosial Covid-19
Penyebaran Covid-19 Meluas, Pemprov Jabar Tingkatkan Kapasitas Penanganan Limbah B3
Ini 2 Fase Penanggulangan Covid-19 yang Dilakukan Pemprov Jabar
Punya Balai Laboratorium Sendiri, Pemprov Jabar Komitmen Percepat Penangangan Covid-19
Gubernur Jabar: Penolakan Jenazah akibat Covid-19 takkan Terulang di Jabar