web stats service from statcounter

Hot News


  • Jabar Minta Penambahan Kwota Haji
    Jabar Minta Penambahan Kwota Haji
    • 19 Juli 2019 | 06:28:00 WIB

    PEMERINTAH provinsi Jawa Barat terus mendorong penambahan kwota haji asal Jawa Barat pada musim haji tahun 2020.

Inspirasi


  • Menikah dan Perjuangan
    Menikah dan Perjuangan

    SUAMI dan istri yang sudah menikah, semakin lama komunikasi yang terjadi kurang harmonis.

    21,9 Juta Warga Jabar akan Terima Beras Rastra
    Gubernur Jabar Ahmad Heryawan

    21,9 Juta Warga Jabar akan Terima Beras Rastra

    JuaraNews, Bandung – Pemprov Jabar mulai menyalurkan Beras Sejahtera (Rastra) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahun 2017 untuk rumah tangga sasaran penerima manfaat di seluruh Jawa Barat.

    Subsidi Rastra atau yang semula bernama Raskin senilai Rp2,819 triliun ini akan diterima 2,19 juta rumah tangga sasaran penerima manfaat. Satu kepala keluarga akan memperoleh 15 kilogram beras dan uang sebesar Rp110 ribu perbulannya selama setahun.

    Sementara untuk BPNT akan diberikan kepada 9 Kota di Jabar, yaitu Kota Bandung, Cimahi, Tasikmalaya, Banjar, Cirebon, Bogor, Bekasi, Depok dan Kota Sukabumi. Bagi masyarakat penerima subsidi BPNT tersebut akan diberikan Kartu Keluarga Sejahtera yang berisi nominal uang. Melalui kartu tersebut masyarakat bisa membeli beras seharga Rp1.600 per kilogram dan gula di 1.700 agen yang telah ditunjuk.

    Ditemui usai peluncuran Rastra dan BPNT di halaman parkir barat Gedung Sate Bandung, Kamis (09/03/2017), Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengingatkan agar penyaluran Rastra ini tepat sasaran, tepat waktu dan tepat harga.

    "Saya ingatkan ini harus tepat sasaran  yang dapat adalah betul-betul orang yang berhak untuk menerima manfaat. Yang kedua tepat jumlah yaitu 15 kg perbulan untuk beras dan untuk uang sebesar Rp110 ribu perbulan perkeluarga dan tepat harga yaitu Rp1.600 perkilogram, jangan sampai ada yang mempermainkan harga, kemudian tepat waktu," tuturnya.

    Aher mengatakan, kualitas beras yang akan disalurkan ini sangat layak untuk dikonsumsi. "Saya tadi sudah mencoba beras yang sudah dimasak, Alhamdulillah ini lebih baik kualitasnya dari beras yang ada di restoran," katanya. (*)

     

     

    ude

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Pemprov Komitmen Akselerasi Investasi di Jabar
    Perusahaan Prancis Tertarik Berinvestasi di Jabar
    Investor Luar Negeri Lirik Potensi Ekonomi Jabar
    Pemprov Tawarkan LRT di Forum Investasi London
    Dukung BIJB, Cisumdawu Ditargetkan Selesai 2020

    Editorial