blog counter
PT POS

Hot News


JN-TAM

Opini


    Ratusan Unggas Mati Karena Flu Burung & Tetelo

    • Kamis, 23 Februari 2017 | 19:20:00 WIB
    • 0 Komentar


    Ratusan Unggas Mati Karena Flu Burung & Tetelo
    Ilustrasi Net

    JuaraNews, Bandung – Ratusan unggas yang mati di Kampung Lebakwangi Kecamatan Soreang positif akibat virus flu burung dan Newcastle Disease (ND). Dalam bahasa Sunda, gejala ND disebut juga tetelo.

    Kepastian itu diketahui setelah Dinas Pertanian Kabupaten Bandung mendapatkan hasil pemeriksaan di laboratorium.

    "Dari hasil laboratorium memang positif flu burung dan ND. Besok akan dilakukan penyuluhan kepada peternak dan vaksinasi. Ratusan unggas yang mati berada di satu RW. Warga di sana saya imbau waspada dan kalau ada tanda-tanda segera lapor," kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bandung Tisna Umaran di  Perkantoran Pemkab Bandung, Kamis (23/2/2017).

    Katanya, penghitungan Dinas Pertanian ada 200 unggas yang mati di Kampung Lebakwangi. Kejadian ini terjadi sejak dua minggu lalu.

    Tisna mengatakan, pihaknya telah memusnahkan unggas yang mati serentak itu dengan penguburan dan pembakaran. Bangkai unggas tersebut terlarang untuk dikonsumsi, atau dibuang begitu saja ke selokan.

    Pemkab Bandung juga memberikan vaksin dan disinfektan terhadap unggas yang hidup. Sebelumnya diberitakan ratusan unggas mati di Kampung Lebakwangi Kecamatan Soreang Kabupaten Bandung. (*)

    ude

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Bunda Literasi Jawa Barat Buka Pameran Buku Internasional Big Bad Wolf Books
    5 Danau Pengendali Banjir Bakal Dibangun di Kabupaten Bandung
    Firman B Sumantri Dilantik Sebagai Ketua Depidar SOKSI Kabupaten Bandung
    Groundbreaking, RS Muhammadiyah Segera Hadir di Ciparay Kabupaten Bandung
    RSUD Al Ihsan Rawat 7 Pasien Positif Omicron
    Berita Terdahulu

    Info Kota


    Data Statik Covid-19


    DATA COVID-19 INDONESIA

    😷 Positif:

    😊 Sembuh:

    😭 Meninggal:

    (Data: kawalcorona.com)

    Ads