web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


    Sekolah Gratis 12 Tahun di Banjar Terancam Diputus
    net

    Sekolah Gratis 12 Tahun di Banjar Terancam Diputus

    • Senin, 20 Februari 2017 | 00:11:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Banjar – Pendidikan gratis 12 tahun yang digulirkan Pemkot Banjar sejak tahun 2013 terancam berhenti. Hal ini terkait dengan adanya kebijakan pengambilalihan kewenangan pengelolaan SMA/SMK dari Pemkot Banjar ke Pemprov Jabar.

    Sejauh ini Pemkot Banjar tetap berkeinginan untuk memertahankan agar wajib belajar 12 tahun tetap gratis melalui program Banjar Cerdas untuk SMA, SMK, dan sederajat. Namun di lain pihak ada anggota DPRD Kota Banjar yang dengan tegas menyatakan ketidaksetujuannya. 

    "Karena kewenangan SMA/SMK sudah ditarik ke provinsi, maka sekarang lebih baik difokuskan untuk meningkatkan pendidikan di jenjang SMP, SD dan sederjat,”  Kata Ketua Badan Pembentukan Peraturan deaerah (Perda) Kota Banjar, DPRD Kota Banjar Mujamil.

    Mengacu kepada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah yang berlaku mulai 2017, salah satu isinya menyangkut tanggungjawab pendidikan SD/SMP berada di dalam lingkup pemerintah kabuaten/kota. Sedangkan pemerintah provinsi bertanggungjawab untuk jenjang SMA?SMK, dan pemerintah pusat pada perguruan tinggi. 

    Dengan aturan tersebut sudah sangat jelas, mulai Januari 2017, pemeritah kota tidak lagi punya kewenangan dalam pendidikan dasar dan menegah. Sehingga ketika ada anggaran lebih baik difokuskan mengurus SD dan SMP yang sampai saat ini juga masih membutuhkan perhatian lebih. 

    Hal senada diungkapkan Ketua Komisi 3 DPRD Kota Banjar Hunes. Dia juga minta agar Wali Kota Banjar tidak memaksakan program Banjar Cerdas untuk SMA dan sederajat. Pemerintah Kota Banjar seharusnya lebih fokus untuk menangani jenjang pendidikan dasar saja SD, SMP dan sederajat. 

    "Jangan sampai tugas dan tanggung jawab utama terbengkalai akibat mengurusi persoalan yang sudah bukan lagi tugas dan kewenangannya,” tegasnya. (*)

    yan

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Aplikasi Pelayanan Publik Sapawarga Diluncurkan, RW Bisa Ngadu Langsung ke Gubernur
    Tersangka Kasus Meikarta Bartholomeus Toto, Layangkan Surat Perlindungan ke Presiden Jokowi
    Dikukuhkan Jadi Profesor, Keri Lestari: Inovasi Farmasi Klinik Lahirkan Interaksi Kesehatan
    Kadisnakertrans Jabar: Tak Puas SK Gubernur Terkait UMK, Silahkan Ambil Langkah Hukum
    Pemprov Jabar Terus Dorong Pemulihan Lingkungan di KBU