blog counter

Hot News


Opini


    Diprotes, Hukuman Mati Napi Narkoba Tetap Jalan

    • Minggu, 1 Februari 2015 | 23:22:00 WIB
    • 0 Komentar


    Diprotes, Hukuman Mati Napi Narkoba Tetap Jalan

    JuaraNews, Bandung – Meski banyak negara yang memprotes penerapan hukuman mati terhadap terpidana kasus narkoba, pemerintah tetap akan memberlakukan hukuman tersebut sebagai upaya memberikan efek jera.

    Pasalnya selama ini, banyak peredaraan narkoba yang dikenalikan dari dalam lemabaga pemasyarakat (LP) oleh gembong narkoba yang telah divonis hukuman mati. Seperti dilakukan Silvester Obiekwe alias Mustofa (50) warga Nigeria, yang mengendalikan pengedaran sabu dari LP Pasir Putih Nusa Kambangan.

    “Artinya, dia tidak jera. Ini sebagai tolok ukur bahwa hukuman harus ditegakkan. Negara-negara lain diharapkan menghormati hukum di negara kita,” tutur Menkopolhukam Tedjo Edhy Purdijatno di Jakarta, Sabtu (31/1/2015). 

    Menurut Tedjo, Presiden Joko Widodo telah menyatakan bagi terpidana yang sudah berkekuatan hukum tetap akan ditolak permohonan grasi. Artinya, hukuman mati akan tetap dilaksanakan. “Yang pertama sudah dan akan dilanjutkan yang berikutnya, sehingga akan membuat efek jera pengedar dan gembong narkoba,” ujarnya.

    Sebelumnya, Kejagung telah mengeksekusi enam terpidana mati pada Minggu (18/1/2015) lalu. Kejagung pun memastikan bakal mengeksekusi 58 terpidana mati lainnya yang grasinya ditolak Presiden. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    BKKBN Beri 8 Tips dan Langkah Cegah Stunting
    Progres Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar Capai 56 Persen
    Fraksi-fraksi di DPRD Jabar Tanggapi Pertanggungjawaban APBD 2021
    Pemprov Jabar Dorong Pertumbuhan Eksportir Milenial
    Dudung Abdurachman Dinilai Cocok Gantikan Jenderal TNI Andika Perkasa
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Iklan BKKBN

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads