web stats service from statcounter

Hot News


  • Mahasiswa Bandung Demo Menolak Revisi UU KPK
    Mahasiswa Bandung Demo Menolak Revisi UU KPK
    • 17 September 2019 | 17:33:00 WIB

    PULUHAN mahasiswa yang tergabung dalam Poros Revolusi Mahasiswa Bandung melakukan unjukrasa menolak Revisi UU KPK di depan Gedung DPRD Jawa Barat.

Inspirasi


    Pelukan Eratkan Ikatan Batin Anak dan Orang Tua

    Pelukan Eratkan Ikatan Batin Anak dan Orang Tua

    • Sabtu, 31 Januari 2015 | 07:35:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews - Ikatan orang tua dan anak merupakan ikatan paling kuat dari semua hubungan yang ada di dunia ini. Namun berdasarkan penelitian, 2 dari 5 anak tumbuh dengan kurangnya kasih sayang (secureattachment ) dari orang tua mereka.

    Anak-anak yang kurang kasih sayang cenderung melakukan hal buruk di sekolah dan menderita depresi dibanding anak-anak yang mendapatkan cukup kasih sayang dari orang tuanya.

    Susan M Ludington RN PhD, Direktur Eksekutif United States Institute for Kangaroo Care mengatakan, ada cara mudah membentuk secure attachment pada anak. “Selalu membangun interaksi dengan anak selama masa pertumbuhan mereka,” katanya.

    Salah satu caranya adalah dengan kerap memberikan anak pelukan kanguru. Kapan sebaiknya pelukan kangguru dilakukan? Ludington mengatakan, dua jam pertama setelah bayi dilahirkan merupakan saat yang paling penting untuk melakukan pelukan kangguru. Setelah itu, lebih sering lebih baik.

    Untuk bayi prematur, pelukan kangguru juga bisa dijadikan alternatif pengganti inkubator. Tujuannya, untuk meningkatkan berat badan lahir rendah dan membantu bayi mengatur suhu tubuhnya.

    Malika D Shah MD, asisten profesor pediatri dan neonatologi di Northwestern University Feinberg School of Medicine merekomendasikan bayi prematur mendapatkan pelukan kangguru lebih sering pada 20 minggu pertama. “Lakukan selama keduanya (ibu dan bayi) menikmatiny,” ujar Malika. (den)

    MANFAAT

    Bantu Bayi Beradaptasi

    Ketika kandungan, suhu tubuhnya mengikuti suhu tubuh ibu. Setelah lahir, pelukan kangguru ibu membuatnya nyaman dan aman layaknya dalam rahim.

    Membangun Mental Bayi

    Bayi prematur yang menerima pelukan kangguru otaknnya berfungsi lebih baik di usia remaja (15 tahun) dibanding bayi yang senasib dan hanya menerima perawatan inkubator.

    Berat Badan Ideal

    Kontak kulit ke kulit secara simultan mampu meningkatkan berat badan bayi. Ketika bayi merasa hangat, mereka tidak perlu menggunakan energi untuk mengatur suhu tubuhnya.

    Mudah Menyusui

    Bayi baru lahir secara naluriah mencari puting payudara ibu dan mulai menyusui. Pelukan kangguru membantu meningkatkan indera penciuman mereka.

    Bantu Hasilkan ASI

    Ketika ibu dan bayi berpelukan, hormon yang mengatur keseimbangan laktasi keluar dan itu membantu ibu menghasilkan lebih banyak susu.

    Kurangi Stres dan Nyeri

    Pelukan kangguru 10 menit dapat mengurangi tingkat hormon kortisol (penyebab stres) dan hormon oksitosin yang merangsang saraf parasimpatis untuk membuat bayi tenang dan aman.

    Bantu Bayi Tidur

    Salah satu cara mengurangi stres adalah dengan tidur yang baik. Bayi prematur yang tidur dalam pelukan ibu mampu tidur lebih lelap daripada yang tidur di inkubator.

    Tingkatkan Kedekatan dengan Ayah

    Pertama kali bayi mengenali suara ayah mereka adalah saat mereka berada dalam rahim. Untuk membuat ikatan keduanya semakin kuat, bisa dibantu dengan pelukan kangguru.

    Cegah Depresi Postpartum

    Kontak kulit ke kulit dapat mengaktifkan jalur untuk meminimalkan risiko depresi. Dan oksitosin yang dilepaskan dapat mengurangi kecemasan dan mempromosikan hubungan, serta mengurangi risiko lainnya akibat melahirkan. (*)

    Oleh: deni mulyana sasmita / den

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    De Majestic jadi Pusat Seni dan Budaya Jabar
    Duta Besar Swedia Kolaborasi dengan Budi Dalton
    Terbukti Bersalah, Vanessa Divonis 5 Bulan Penjara
    2020 Produk Timberland 100 % Gunakan Daur Ulang
    Reopening Lois Jeans di Mall BIP Bandung

    Editorial