Status Hukum Rizieq Ditentukan Pekan Depan
net Habib Rizieq Shihab

Status Hukum Rizieq Ditentukan Pekan Depan

  • Selasa, 24 Januari 2017 | 05:36:00 WIB
  • 0 Komentar

JuaraNews,Bandung - Polda Jabar bakal menentukan status hukum Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habaib Rizieq Shihab yang tersangkut kasus penodaan lambang negara Pancasila, pada pekan depan setelah penyidik kembali melakukan gelar perkara.

Saat ini, status Rizieq yang dilaporkan Sukmawati Soekarnoputri, masih sebagai saksi. Gelar perkara akan dilakukan setelah tim penyidik melengkapi kekuarang alat bukti itu secepatnya. Rizieq disangkakan Pasal 154 dan Pasal 320 KUHPidana.

"Kami kerja cepat dan profesional. Harapannya kurang dari seminggu sudah bisa gelar perkara," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta Kota Bandung, Senin (23/1/2017).

Yusri menjelaskan, penyidik masih membutuhkan tambahan keterangan saksi dan dokumen pendukung untuk menjadikan Rizieq sebagai tersangka. Menurutnya, beberapa saksi yang sudah diperiksa akan dimintai keterangan tambahan supaya jelas bagi tim penyidik dalam mengambil langkah selanjutnya.

"Intinya setelah dilengkapi semuanya kami akan lakukan gelar perkara dari kekuarang yang ditemukan pada gelar perkara hari ini. Mudah-mudahan itu yang terakhir dan bisa lenkap semua setelah itu baru bisa ambil tindakan selanjutnya dari hasil gelar perkara, apakah tersangka atau tidak," papar Yusri.

"Jadi perlu penambahan untuk menguatkan 2 alat bukti yang sudah kami dapatkan. Cuman perlu penguatan lagi," sambungnya.

Penguatan alat bukti bukan tanpa alasan. Yusri menyebut, Rizieq tidak mengakui dirinya berada di Lapangan Gasibu seperti yang terekam dalam video itu. Sementara video itu merupakan barang bukti yang diserahkan pelapor kepada Polda Jabar.

Karena itu, penyidik akan meminta kembali keterangan saksi fakta. Saksi fakta itu untuk meyakinkan keberadaan Rizieq dalam melakukan kegiatan di Lapangan Gasibu pada 2011 seperti yang terekam dalam video.

"Rizieq menyatakan video itu kemungkinan editan. Nah itu yang kami sedang kami yakinkan," kata Yusri.

Penyidik sendiri bakal kembali memanggil Rizieq jika statusnya menjadi tersangka. Rizieq pun diminta tak memobilisasi massa jika dipanggil lagi sebagai tersangka. "Harapan kita, Rizieq datang dengan didampingi pengacara, tak usah bawa massa," ucapnya.

Yusri menegaskan, penyidik Polda Jabar akan bekerja secara profesional dalam menangani kasus Rizieq. Karena itu, Rizieq tak perlu takut jika diperiksa kembali di Mapolda Jabar. Polis pun akan menindak tegas kerumunan massa jika tak memenuhi aturan.

"Tapi kalau bawa massa tetap kami amankan asalkan memenuhi aturan tentang izin keramaian dan menyampaikan pendapat di muka umum," kata Yusri. (*)

den

0 Komentar

Tinggalkan Komentar


Cancel reply

0 Komentar


Tidak ada komentar

Berita Lainnya


Gubernur Jabar Fasilitasi 73 Tenaga Medis Perawat Pasien Covid19 di Hotel Prama Grand Preanger
Pemkot Bandung Siapkan Rp298,2 Miliar Tanganani Covid19
Pemkot Bandung Jadikan TPU Cikadut Lokasi Pemakaman Jenazah Covid19
Surat Edaran Direvisi,Toko Modern di Kota Bandung Tutup Pukul 20.00
Jabar Bergerak Salurkan Seribu Sembako untuk Warga Terdampak COVID-19

Editorial


    Info Kota