web stats service from statcounter

Hot News

  • Berebut Puncak Klasemen
    Berebut Puncak Klasemen
    • 24 Oktober 2018 | 09:03:00 WIB

    LAGA PSM menjamu Persib di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Rabu (24/10/2018) sore ini, dijamin berlangsung seru dan sengit.

Inspirasi

    Pemkab Karawang Bentuk 30 KIM Anti Hoax
    net

    Pemkab Karawang Bentuk 30 KIM Anti Hoax

    JuaraNews, Karawang – Pemkab Karawang membentuk 30 Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) untuk menangkal berbagai berita hoax. Nantinya tim tersebut akan bekerja menyaring informasi mana yang benar-benar terjadi dan mana yang hanya berita bohong atau palsu.

    "Kami membentuk 30 KIM dimana masing-masing kecamatan memiliki satu KIM yang tugasnya untuk menginformasikan segala hal yang terjadi di lingkungan masyarakatnya masing-masing," kata Sekretaris Diskominfo Karawang Matin Abdul Razak.

    Informasi dari KIM itu bisa dijadikan acuan mana berita yang benar dan palsu sebab mereka akan melaporkan hal itu ke Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) setempat melalui jaringan internet. Sehingga masyarakat Karawang tidah mudah termakan atau terhasut isu-isu yang menyesatkan.

    Menurutnya semua anggota KIM penghalau berita hoax tersebut telah dilatih oleh kalangan akademisi dari Universitas Negeri Singaperbangsa Karawang. Untuk menghalau berita fitnah, pihak Diskominfo Karawang berencana melibatkan organisasi kepemudaan dan sekolah-sekolah yang ada di peloksok kecamatan. Sosialisasi itu diberikan kepada semua lapisan masyarakat terutama Karangtaruna dan para siswa sekolah lanjutan termasuk memberikan pendidikan moral melalui pembelajaran agama dan budaya.

    "Warga harus diberi informasi yang sehat dan tidak menyesatkan. Untuk itulah perlu adanya seleksi mana berita yang benar dan tidak,” ujarnya.

    Dirinya meminta kepada seluruh warga Karawang untuk tidak menelan informasi secara mentah-mentah yang disebarkan melalui Internet atau media informasi lainnya. Masyarakat harus pandai memilah dan belajar melakukan konfirmasi kebenaran berita yang tersebar tersebut.

    "Saat ini melalui media social berita hoax mudah menyebar dengan cepat. Oleh karena itu, warga yang mengkonsumsi informasi, hendaknya melakukan klarifikasi dulu agar jangan sampai nanti masyarakat yang dirugikan,” kata dia. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Pemprov Jabar Perjuangkan Eksistensi Santri
    Santri Harus Jaga Semangat Resolusi Jihad
    Emil: Selesaikan Bantargebang secara Musyawarah
    DPRD Pertanyakan Operasional TPPAS Legoknangka
    Jokowi Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Advertisement On Google