web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


    FOBI Jabar Siap Berikan yang Terbaik di PON XIX

    FOBI Jabar Siap Berikan yang Terbaik di PON XIX

    JuaraNews, Bandung - Meski hanya dipertandingkan sebagai cabang olahraga eksebisi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016, cabang olahraga Barongsai bertekad untuk memberikan yang terbaik bagi Jawa Barat. Menjadi juara umum pada pertandingan cabang olahraga Barongsai menjadi target utama yang dikejar.

    Hal tersebut diungkapkan Ketua Umum Pengurus Provinsi Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (Pegprov FOBI) Jawa Barat 2015-2019, Djonny Andhella, usai dilantik secara resmi oleh Ketua Umum PB FOBI, Dahlan Iskan, di Sudirman Grand Ballroom, Jalan Sudirman, Kota Bandung, Selasa (27/1/2015) malam.

    "Kita sudah punya pelatih dan wasit untuk persiapan eksebisi PON XIX/2016. Dan tentu saja, sebagai tuan rumah, kita ingin menjadi yang terbaik. Meraih gelar juara umum, meski hanya dipertandingkan sebagai cabang olahraga eksebisi," ujar Djonny kepada wartawan.

    Untuk mencapai hal tersebut, lanjutnya, pihaknya akan mendorong pembentukkan kepengurusan FOBI di beberapa kota/kabupaten di Jawa Barat. Setidaknya ada sebanyak 17 kota/kabupaten di Jawa Barat yang sudah diberi mandat untuk membentuk kepengurusan. Diantaranya Kota Cimahi, Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Indramayu, Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kota Sukabumi, dan Kabupaten Sukabumi.

    "Setelah pembentukan pengcab FOBI Kota/Kabupaten, kira akan gelar pertandingan untuk mencari potensi atlet barongsai. Sebelumnya kita sudah pernah lakukan pertandingan, tapi itu baru sebatas klub. Sekarang, kita sudah menjadi cabang olahraga baru dan menjadi bagian dari anggota KONI," terangnya.

    Ketua Umum PB FOBI Dahlan Iskan berharap, olahraga Barongsai terus berkembang sebagai salah satu cabang olahraga yang diakui KONI. Dirinya pun menyebut jika Jawa Barat, merupakan salah satu kota bersejarah bagi perkembangan cabang olahraga Barongsai.

    "Dulu, setahun yang lalu, kita masuk sebagai anggota KONI saat rapat anggota digelar di Kota Bandung. Dan sekarang, kita pun akan menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan di PON XIX di Jawa Barat, meski barus eksebisi. Mudah-mudahan di tahun 2020, kita menjadi cabang olahraga resmi PON," tegas Dahlan.

    Tak hanya itu, lanjutnya, pihaknya pun memberikan apresiasi terhadap kepengurusan FOBI Jabar 2015-2019 yang baru saja dilantik. Pasalnya, Jabar menjadi salah satu kekuatan cabang olahraga Barongsai di Indonesia.

    "Dan ini baru pertama kali di Indonesia, pelantikan pengurus FOBI Provinsi sekaligus pemberian mandat pembentukan kepengurusan FOBI di tingkat kota/kabupaten. Selain itu, Jabar menjadi penyumbang atlet bagi tim Barongsai Indonesia berjaya di kejuaraan tingkat dunia. Indonesia selalu bersaing dengan Malaysia di kejuaraan dunia, dan itu harus dipertahankan," tandasnya.

    Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi pengembangan cabang olahraga Barongsai di tanah Pasundan. Meski berawal dari akar budaya Tionghoa, Heryawan punya keyakinan jika cabang olahraga Barongsai pun bisa mendunia dan menjadi salah satu cabang olahraga populer.

    "Seperti halnya Pencak Silat yang juga berasal dari budaya masyarakat Jawa Barat dan sekarang sudah mendunia. Saya pun punya keyakinan, hal yang sama akan terjadi pada Barongsai. Saya yakin para pengurus FOBI ini tahu betul bagaimana mengembangkan cabang olahraga Barongsai. Dan kami siap memfasilitasi itu," tandas Heryawan. (*)

    Oleh: ageng rustandi / ang

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Pj Sekda Jabar Harap Kab/Kota Kelolaan Kualitas Keuangan Daerah Sesuai Aturan
    Ayi Subhan Hafas Ketua Baznas Sumedang
    Wacanakan Pembentukan PT BPR Jabar, Irfan Ingin Bank Ini Lebih Kuat
    dr. Spesialis Infeksi Khusus : Coronavirus Banyak Jangkit pada Orang Dewasa
    Jalur Kereta Api Cibatu-Garut Direaktivasi, Stasiunnya akan Jadi Termegah

    Editorial