web stats service from statcounter

Hot News


  • Mahasiswa Bandung Demo Menolak Revisi UU KPK
    Mahasiswa Bandung Demo Menolak Revisi UU KPK
    • 17 September 2019 | 17:33:00 WIB

    PULUHAN mahasiswa yang tergabung dalam Poros Revolusi Mahasiswa Bandung melakukan unjukrasa menolak Revisi UU KPK di depan Gedung DPRD Jawa Barat.

Inspirasi


    Hati-hati, Dot Bisa Hambat Kemampuan Bicara Anak
    net

    Hati-hati, Dot Bisa Hambat Kemampuan Bicara Anak

    JuaraNews - Dot atau botol dot susu adalah salah satu cara paling mudah yang menjadi andalan para ibu ketika mereka harus memberikan ASIP atau ASI perah pada sang buah hati. Namun ternyata pemberian ASIP melalui dot dapat menimbulkan beberapa dampak buruk untuk jangka panjang.

    Sudah tidak ada keraguan, bahwa ditinjau dari segala aspek, ASI sangat bermanfaat bagi tumbuh kembang bayi. Prevalensi dan durasi menyusu, terbukti menaikkan angka morbiditas dan mortalitas bayi. WHO dan UNICEF telah mencanangkan 10 Langkah Menuju Keberhasilan Menyusui dan diimplementasikan pada Deklarasi Inosenti 1990, dengan tujuan meningkatkan pemberian ASI.

    Langkah ke-9 dari sepuluh langkah tersebut menyebutkan, “Tidak memberikan dot atau kempeng kepada bayi”. Langkah ini dimaksudkan agar semua bayi yang menetek akan selalu mendapatkan ASI, dan tidak akan terganggu proses menyusunya dengan penggunaan dot atau kempeng. Dampak penggunaan dot sendiri, antara lain:

    Bingung Puting

    Ketika bayi terlalu sering diberi ASI melalui dot, dia akan menjadi bingung puting dan seringkali menangis ketika harus minum ASI langsung dari payudara. Karet dot yang dibuat menyerupai puting memiliki cara kerja yang berbeda. Tanpa perlu disedot, dot sudah bisa mengalirkan susu ke mulut ketika botolnya dimiringkan. Sedangkan puting payudara baru akan mengeluarkan susu ketika mendapatkan rangsangan atau disedot. Hal inilah yang kemudian membuat bayi merasa kebingungan. Jika bayi lebih sering meminum ASI menggunakan dot, dia akan terbiasa dengan mekanisme kerja dari dot dan akan merasa kebingungan ketika harus meminum ASI dari puting payudara ibu.

    Risiko Terinfeksi

    Ketika bayi sudah merasa kenyang tetapi dot masih saja terpasang di mulutnya atau ketika bayi tertidur dalam posisi sedang meminum ASI dari dot, ASI yang ada di dalam dot memiliki kemungkinan besar untuk tumpah. Tumpahan ASI dari botol dot tersebut sangat berbahaya, karena bisa mengalir masuk ke telinga atau hidung dan menimbulkan infeksi.

    Hambat Kemampuan Berbicara

    Ketika bayi ingin meminum ASI dari puting, dia harus berusaha menyedot ASI agar air susunya mengalir. Pergerakan rahang yang aktif ini akan membuat kemampuan berbicaranya berkembang dengan cepat. Sedangkan ketika meminum ASI dari dot, bayi tak perlu sering-sering menggerakkan rahangnya. Akibatnya, rahangnya menjadi kaku dan akan memperlambat kemampuan berbicaranya.

    Ganggu Pertumbuhan Gigi

    Penggunaan dot dalam jangka panjang juga akan berpengaruh buruk pada pembentukan struktur rahan dan gigi si kecil. Kebiasaan meminum susu dari dot bisa mengakibatkan bentuk rahang atas yang terlalu maju atau justru rahang bawah yang mundur, karena ia seringkali harus menahan atau menggigit dot supaya tidak jatuh. (*)

    Oleh: deni mulyana sasmita / den

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    De Majestic jadi Pusat Seni dan Budaya Jabar
    Duta Besar Swedia Kolaborasi dengan Budi Dalton
    Terbukti Bersalah, Vanessa Divonis 5 Bulan Penjara
    2020 Produk Timberland 100 % Gunakan Daur Ulang
    Reopening Lois Jeans di Mall BIP Bandung

    Editorial