Teroris Rencanakan Lakukan Bom Malam Tahun Baru
antara Dua terduga teroris tewas seusai baku tembak

Teroris Rencanakan Lakukan Bom Malam Tahun Baru

  • Minggu, 25 Desember 2016 | 22:35:00 WIB
  • 0 Komentar

JuaraNews, Bandung - Empat terduga teroris yang ditangkap di Purwakarta disinyalir bakal melakukan teror bom pada perayaan malam Tahun Baru 2017, Minggu (1/1/2017) nanti.

Namun pihak kepolisian belum mendapatkan kepastian lokasi yang bakal menjadi target pengeboman atau bom bunuh diri dari para terduga teroris tersebut.

"Belum tahu apakah menyerang ke Jakarta atau di wilayah Jawa Barat lainnya, kita belum mengetahui. Sampai sekarang, ini yang kita tunggu informasi dari Densus terkait hasil interogasi 2 terduga teroris yang telah diamankan," jelas Kabid Humas Polda Jabar Kombes Yusri Yunus, Minggu (25/12/2016).

Sebelumnya diberitakan, pPetugas gabung dari Densus 88 Mabes Polri dan Polda Jabar menangkap 4 terduga teroris di 2 tempat berbeda di Purwakarta. Dua terduga berhasil ditangkap dalam keadaan hidup, sementara 2 lainnya terpaksa ditembak hingga tewas karena melakukan perlawanan.

Penangkapan pertama dilakukan petugas terhadap 2 terduga atas nama Rijal Abu Arham (29), warga Randukurung, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat.; dan Ivan Rahmat Syarif (28), warga Tani Mulya, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat. Keduanya ditangkap di Jalan Ubrug, Cibinong, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Minggu (25/12/2016) sekitar pukul 09.00 WIB.

Dari pengembangan penangkapan tersebut, polisi kembali melakukan penangkapan 2 terduga teroris lainnya atas nama Abu Sofi warga Jalan Tipar, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung; dan Abu Faiz MD, warga Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Mereka digerebek di rumah Terapung Danau Jatiluhur, sekitar pukul 12.00 WIB. Namun karena kedua melakukan perlawanan dengan melepaskan tembakan, Abu Sofi dan Abu Fais akhirnya tewas tertembak petugas.

Merespons sejumlah penangkapan terduga teroris, Polda Jabar bakal menggelar pengamanan berlapis di wilayah Jabar. Yusri mengatakan, pengamanan sebenarnya sudah diperketat setelah penangkapan terduga teroris di Bekasi. Kini, dengan adanya penangkapan di Jatiluhur, akan ada peningkatan pengamanan, terutama menjelang malam pergantian tahun.‎

"Kita sudah lakukan antisipasi pengamanan, dengan adanya kejadian di Purwakarta ini kita akan lapis kekuatan sampai nanti menjelang malam pergantian tahun," tandas Yusri. (*)

den

0 Komentar

Tinggalkan Komentar


Cancel reply

0 Komentar


Tidak ada komentar

Berita Lainnya


263 Pasien Positif Covid19 di Jabar, 13 Diantaranya Sembuh
Gubernur Jabar Ridwan Kamil Usul Bodebek Masuk PSSB Klaster Jakarta
Jabar Wajibkan Masyarakat Gunakan Masker Saat Keluar Rumah
SE Kemenag : Larangan Buka Puasa dan Sahur On The Road bersama Selama Ramadhan 1441 H
5.047 Pekerja di Jabar Di-PHK Akibat Penyebaran Virus Corona

Editorial