web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


    Terkungkung Moratorium ,Kota Banjar Kekurangan PNS
    net

    Terkungkung Moratorium ,Kota Banjar Kekurangan PNS

    • Selasa, 20 Desember 2016 | 07:57:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Banjar – Dampak dari diberlakukannya moratorium penerimaan PNS, Pemkot Banjar terancam kekurangan aparatur sipil negara (ASN). Pasalnya tercatat sudah delapan tahun Pemkot Banjar tidak melakukan penerimaan PNS/ASN baru akibat adanya moratorium tersebut.

    "Sejak Tahun 2008 sampai saat ini kami tidak melakukan penerimaan PNS sehingga kondisinya saat ini banyak mengalami kekurangan PNS,” sebut Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Kota Banjar Supratman, Senin (19/12/2016).

    Sebagian besar kekurangan tersebut untuk formasi tenaga pendidikan dan kesehatan. Sebab banyak guru PNS yang memasuki masa pensiun pada waktu hampir bersamaan, sementara di lain pihak tidak ada penambahan formasi untuk mengatasi PNS yang purna tugas.

    "Guru yang banyak dibutuhkan adalah guru untuk guru kelas. Kalaupun saat ini banyak terlihat tenaga kependidikan yang bertugas itu adlaah guru honorer dan sukwan,” kata dia.

    Dirinya menilai keberadaan guru sukwan membantu kelancaran proses belajar mengajar siswa. Karena guru PNS jumlahnya terbatas sedangkan kelas yang harus diisi lebih benyak, kekosangan tersebut diisi oleh guru sukwan. Akibatnya di lapangan ada sekolah yang jumlah guru sukwan lebih banyak dibanding guru PNS.

    Menurutnya saat ini jumlah pegawai negeri di Kota Banjar mencapai 3.100 orang. Jumlah tersebut termasuk 327 tenaga pendidik dan kependidikan tingkat SMA,SMK yang status kepegawaiannya sudah ditarik ke Provinsi Jawa Barat. Sedangkan jumlah tenaga sukarelawan atau sukwan yang tersebar di seluruh Organisasi pemerintah daerah (OPD) sekitar 2.000 orang.

    “Beberapa tahun lalu pemerintah membuka lowongan penerimaan CPNS hanya saja hal tersebut tidak diambil karena kuota yang diberikan pemerintah pusat sangat sedikit sedangkan untuk menggelar kegiatan penerimaaan CPNS membutuhkan anggaran sangat besar,” tuturnya. (*)

    yan

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Atalia: Cegah Hoaks dengan T-H-I-N-K
    Di Bekasi, Bunga Telang Disulap jadi Kerajinan
    Atalia Ajak Kader PKK Sukseskan Program Kampung KB
    Ini Dia Pemenang Piala Humas Jabar 2019
    Pemprov Luncurkan Jabar Open Data

    Editorial