Bio Farma Raih Proper Emas untuk Ketiga Kali
humas bio farma Juliman menerima penghargaan dari Wapres JK

Bio Farma Raih Proper Emas untuk Ketiga Kali

  • Jumat, 9 Desember 2016 | 22:45:00 WIB
  • 0 Komentar

JuaraNews, Jakarta - Untuk ketiga kalinya PT Bio Farma meraih penghargaan tertinggi dalam Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (Proper) Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla kepada Direktur Produksi Bio Farma Juliman dan disaksikan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya di Istana Wapres, Jakarta.
 
Proper Emas adalah bukti upaya berkelanjutan dalam bidang lingkungan, efisiensi energi, serta pengembangan dan pemberdayaan masyarakat. Hanya 12 perusahaan yang mampu meraih Proper emas pada 2016 ini, dan salah satunya Bio Farma.
 
"Kami terus melakukan inovasi dalam berbagai bidang, seperti program pemanfaatan sumber daya dan efisiensi energi, penanggulangan dampak lingkungan atas aktivitas operasional perusahaan, dan program pemberdayaan masyarakat menjadi kunci untuk kembali meraih predikat Proper Emas untuk ketiga kalinya," ucap Juliman,dalam siaran persnya yang diterima JuaraNews.

Juliman menambahkan, Bio Farma secara konsisten menerapkan beyond compliance tersebut melalui keberlanjutan yang dilakukan secara terus menerus. Yakni pengembangan manfaat dan produk,  melakukan konservasi, pengetahuan dan keahlian Bio Farma di bidang pengelolaan air, udara, lingkungan.

"Kami teruskan kepada stakeholder perusahaan, tidak hanya kepada karyawan juga kepada mitra binaan kami dan lingkungan sekitar. Pencapaian ini merupakan bukti Implementasi corporate sustainability dan merupakan titik awal untuk menuju perusahaan life science yang lebih besar yang menerapkan sistem terintegrasi," papar Juliman.

 
Kepala Divisi CSR Bio Farma R Herry menambahkan, pada 2016 ini program unggulan Bio Farma fokus pada pengembangan kawasan Geopark Nasional Ciletuh Palabuhanratu, bahkan Bio Farma menjadi satu satunya industri yang terlibat sejak awal dalam pengembangan geopark yang sedang dalam proses untuk diakui Unesco. Ditandai dengan diterimanya presentasi Tim Biofarma pada International Conference on Unesco Global Geopark akhir September 2016 di English Riviera Torquay Inggris.
 
“Kami juga terus menerus memberikan edukasi kepada masyarakat di sekitar Geopark Ciletuh, dan mengembangkan masyarakat yang sebelumnya memiliki kegiatan penambang illegal sekarang dikembangkan untuk menjadi kawasan Geo wisata,” kata Herry.
 
Sejak 2013 Biofarma aktif melakukan pendampingan di Geopark Ciletuh. Antara lain dengan memperkenalkan konsep Geopark kepada masyarakat setempat, peningkatan kapasitas masyarakat lokal, program pipanisasi air bersih bagi masyarakat, memberikan pelatihan dan pembinaan homestay dan wisata lokal.
 
Selain itu, pengembangan dan promosi batik ramah lingkungan Batik Pakidulan juga digalakkan dalam rangka ekspor dan pemenuhan kebutuhan domestik. Dari aspek kelestarian lingkungan dilakukan juga proyek pelestarian tanaman endemik, mangrove dan terumbu karang, serta memfasilitasi akses masyarakat terhadap layanan kesehatan dan obat-obatan. (*)

den

0 Komentar

Tinggalkan Komentar


Cancel reply

0 Komentar


Tidak ada komentar

Berita Lainnya


Rupiah Menguat di Tengah Wabah Virus Corona
Pos Indonesia Terapkan Protokol Antisipasi Penyebaran Corona
Antispasi Serangan Virus Corona, Bank BJB Berlakukan Work Form Home
PLN Tetap Siaga Menjaga Pasokan Listrik Masyarakat, di Tengah Merebaknya Covid-19
RUU Cipta Kerja Diperlukan untuk Antisipasi Peningkatan Angka Pengangguran

Editorial