Bio Farma Ikut Pameran Terpadu di Aljazair
humas bio farma Kabag PKBL Bio Farma dan Dubes RI di arena SAFEX

Bio Farma Ikut Pameran Terpadu di Aljazair

  • Selasa, 6 Desember 2016 | 00:22:00 WIB
  • 0 Komentar

JuaraNews, Bandung - PT Bio Farma turut berpartisipasi dalam pameran Indonesia terpadu di Societe Algerienne des Foires et Exportations (SAFEX), Club de Pins Alger, Aljazair pada 23-27 November 2016.

Pada pameran dagang yang dibuka langsung Perdana Menteri Aljazair Abdelmalek Sellal tersebut, Bio Farma membawa serta mitra binaan yang sudah berhasil dan memiliki keunggulan. Di antaranya Batik Ramah Lingkungan, Batik Pakidulan, N-Bee Kerajinan Perhiasan Perak dan Batu Alam

Kepala Divisi Corporate Social Responsibility (CSR) Bio Farma, R Herry mengatakan, keikutsertaan mitra binaannya di acara tersebut untuk turut mempromosikan potensi keragaman di bidang budaya (cultural diversity dan geo diversity) serta turut mendukung sinergi antara Kementerian BUMN dan Kementerian Luar Negeri, Dirjen Asia Pasifik dan Afrika.

"Kami berharap dengan keikutsertaan ini dapat meningkatkan promosi destinasi wisata Indonesia dan mendorong pertumbuhan mitra binaan kami untuk dapat memasuki pasar global,” ungkap Herry dalam siaran persnya yang diterima JuaraNews.

Pameran yang berlangsung selama 5 hari ini merupakan pameran produk Indonesia, yang diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai sektor dunia usaha Indonesia, BUMN, dan lembaga instansi pemerintah. Seperti kerajinan, furniture, perhiasan, kosmetik, produk makanan, produk pertanian, produk alas kaki dan kulit, produk perikanan, elektronik, tekstil, garmen, produk plastik dan gelas, kertas dan peralatan kantor.

Pameran diikuti 9 BUMN, termasuk Bio Farma, Pertamina, Telkom, Jasa Raharja, Semen Indonesia, Pelindo II, Waskita Karya, Jamkrida dan Garuda Indonesia. Pameran Indonesia Terpadu di Aljazair bertujuan untuk meningkatkan kerjasama di bidang ekonomi, perdagangan dan pariwisata Indonesia-Aljazair membantu program pemasaran dan peningkatan produk ekspor migas dan nonmigas Indonesia utamanya konstruksi, consumer goods, dan sektor manufaktur lainya.

“Bio Farma sudah memiliki program promosi mitra binaan dan CSR untuk bisa masuk ke pasar global, pada Oktober 2016 lalu. Juga mengikuti pameran dalam kegiatan UNESCO Geo Fair di Torquay Inggris. Dan bersama Disparbud Provinsi Jawa Barat, Pemprov Jabar, dan Geologi Unpad mempromosikan potensi wisata Geopark Nasional, Geopark Ciletuh Palabuhanratu untuk dapat diakui UNESCO,” papar Herry. (*)

den

0 Komentar

Tinggalkan Komentar


Cancel reply

0 Komentar


Tidak ada komentar

Berita Lainnya


Rupiah Menguat di Tengah Wabah Virus Corona
Pos Indonesia Terapkan Protokol Antisipasi Penyebaran Corona
Antispasi Serangan Virus Corona, Bank BJB Berlakukan Work Form Home
PLN Tetap Siaga Menjaga Pasokan Listrik Masyarakat, di Tengah Merebaknya Covid-19
RUU Cipta Kerja Diperlukan untuk Antisipasi Peningkatan Angka Pengangguran

Editorial