PT POS

Hot News


JN-TAM

Opini


  • Mewujudkan Rumah Impian bagi Guru
    Mewujudkan Rumah Impian bagi Guru

    MEMILIKI rumah merupakan impian setiap orang terlebih bagi seorang guru karena rumah termasuk kebutuhan pokok yang harus dipenuhi.

    Rabu, Dishub Putuskan Penurunan Ongkos Angkot

    • Senin, 19 Januari 2015 | 19:26:00 WIB
    • 0 Komentar


    Rabu, Dishub Putuskan Penurunan Ongkos Angkot
    Sekertaris Dishub Kota Bandung Enjang Mulyana juaranews/mukhlis dinilah

    JuaraNews, Bandung - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung  belum memutuskan untuk menurunkan tarif angkutan umum di Kota Bandung, pascaturunnya harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, Senin (19/1/2015). Pasalnya pihak Organda sebagai perwakilan pengusaha angkutan belum memberikan keputusannya karena belum memusyawarahkannya dengan anggotanya.

    Dishub pun masih menunggu keputusan Organda tersebut agar bisa segera mengeluarkan keputusan penurunan ongkos angkutan kota (angkot) tersebut. Rencananya penurunan tarif ini akan diputuskan Rabu (21/1/2015) mendatang setelah pihak organda melakukan sosialisasi dengan para mitranya.

    Saat ini, Organda masih mengkaji terutama soal besaran penurunan tarif yang akan dilakukan. Organda sendiri menginginkan penurunanan tarif paling tinggi 25% atau Rp300 dari kenaikan sebelumnya saat harga BBM naik pada November 2014, sebesar Rp1.000.  Sedangkan Dishub meminta penurunan tarif sebesar Rp500 atau 50% dari kenaikan sebelumnya Rp1.000

    "Mereka kan pengennya 25% (Rp.300), tapi ketika naik mereka (Organda) meminta kenaikan Rp. 1000 tapi pas turun malah Rp. 300, kan gak adil," papar Sekertaris Dishub Kota Bandung Enjang Mulyana saat ditemui seusai menggelar rapat dengan Organda di Kantor UPTD Dishub Terminal Leuwipanjang, Jalan Soekarno Hatta Kota Bandung, Senin (19/1/2015).

    Sementara itu, Ketua DPD Organda Bandung Neneng Zuraedah mengatakan, pihaknya menginginkan penurunan ongkos hanya 25%, dengan alasan harga suku cadang kendaraan yang tidak mengalami penurunan. Dia mengaku akan berkoordinasi dengan para anggotanya untuk menentukan tarif baru.

    "Ya memang belum ada kesepakatan tentang tarif, karena kita juga perlu hitung hitungan. Dasarnya, ya itu tadi suku cadang belum ada penurunan, ban, oli, dan suku cadang lain belum ada penurunan. Kalau memang ada penurunan (suku cadang), ya setuju- setuju saja," papar Neneng. (*)

    Oleh: mukhlis dinilah / den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Jelang PTM, Pemkot Bandung Percepat Vaksinasi Tenaga Pendidik
    Bupati Cianjur bakal Realisasikan Janji Politik
    Destinasi Wisata Batu Karas dan Ciwidey Ditutup Sementara
    Pemkot Bandung Pastikan Sudah Optimal Antisipasi Larangan Mudik
    Larangan Mudik Untuk Jaga Keselamatan Masyarakat
    Berita Terdahulu
    Bank BJB kanan

    Info Kota


    Data Statik Covid-19


    DATA COVID-19 INDONESIA

    😷 Positif:

    😊 Sembuh:

    😭 Meninggal:

    (Data: kawalcorona.com)

    Ads