ultah bandung

Hot News


Inspirasi


    Bermain dengan Bayi Kurangi Stres Pascamelahirkan

    Bermain dengan Bayi Kurangi Stres Pascamelahirkan

    • Minggu, 18 Januari 2015 | 17:04:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews - Kehamilan merupakan salah satu proses dalam hidup wanita yang begitu luar biasa. Saat hamil, terjadi berbagai macam perubahan fisik dan emosional di dalam tubuh.

    Namun ternyata setelah melahirkan pun, perubahan ini tidak berhenti sampai di situ. Sering terjadi stres pascamelahirkan yang biasa disebut baby blues. Stres ini terjadi karena berbagai alasan, seperti lelah fisik, lelah mental, tidak siap menangani buah hati, dan hal lainnya. Baby blues terjadi dalam beberapa pekan dengan perasaan cemas, sedih, perubahan suasana hati, hingga sering menangis.

    Dalam beberapa kasus, perkembangan yang lebih serius dari baby blues adalah postpartum depression. Postpartum depression, yaitu gangguan yang terjadi secara emosional pada ibu yang baru melahirkan ditandai dengan beberapa masalah, seperti marah, mudah cepat lelah, terjadi gangguan makan, hingga hilangnya libido. Umumnya terjadi pada 10 hari pertama hingga mencapai satu tahun pascapersalinan.

    Bentuk postpartum depression ini digolongkan menjadi tiga. Pertama, postpartum blues atau gangguan mental ringan. Terjadi pada pekan pertama, umumnya hanya terjadi selama 1 hingga 3 hari. Gejalanya ditandai dengan perubahan suasana, lebih sering menangis, mudah marah, sulit tidur, sulit berkonsentrasi, dan gangguan makan. Biasanya gejala baby blues akan hilang dengan sendirinya dengan menerapkan cukup istirahat di malam hari.

    Kedua, chronic depressive syndrome, terjadi pada 20% dari keseluruhan persalinan. Kondisi yang dialami lebih kronis dari baby blues. Gejalanya ditandai dengan perasaan menanngis, merasa kurang percayaan diri, cemas, mudah merasa marah, dan lelah.

    Ketiga, postpartum psychosis atau puerperal psychosis yang lebih dikenal dengan depresi kronis pascapersalinan. Pada kasus ini penderita seakan mengalami halusinasi terhadap pandangan dan pendengarannya. Bahkan tingkah lakunya menjadi irasional, sehingga membutuhkan penanganan medis.

    Menghindari stres adalah hal yang penting selama kehamilan untuk menjaga bayi yang belum lahir jauh dari masalah kesehatan. Hal ini juga penting untuk mengatasi stres pascamelahirkan. Ada beberapa tips yang bisa membantu Anda mengurangi stres pascamelahirkan, di antaranya:

    Diet Sehat

    Sebagian besar ibu yang baru melahirkan seringkali melewatkan makan, karena terlalu sibuk mengurus bayi. Tapi ingat bahwa makanan bergizi sangat penting untuk menjaga Anda tetap sehat. Ini juga akan membantu mengatasi stres pascamelahirkan.

    Cukup Waktu Bermain

    Menghabiskan lebih banyak waktu dengan bayi adalah ide terbaik untuk mengurangi stres. Ini akan membantu Anda lebih bersantai dan meningkatkan ikatan dengan bayi.

    Liburan

    Ini adalah ide yang baik untuk merencanakan liburan merupakan ide yang baik. Jika tidak dapat membawa bayi, Anda dapat mencari orang yang dipercaya untuk mengurus bayi sementara waktu. Cukup dengan menghabiskan waktu sehari untuk jalan-jalan, akan membantu mengatasi stres pascamelahirkan.

    Perhatikan Penampilan

    Kehamilan membawa banyak perubahan pada penampilan fisik. Cobalah mengubah penambilan dengan menggunakan pakaian trendi dan modis. Selain itu, merawat wajah dan rambut di salon juga dapat meningkatkan rasa percaya diri Anda dan harga diri serta dapat mengurangi stres.

    Libatkan Pasangan

    Meminta pasangan berbagi waktu dalam mengurus anak, juga merupakan ide yang baik. Anda dapat memberikan kesempatan pasangan untuk mengurus bayi pada malam atau mengganti popok. Dengan berbagi tugas tentu dapat mengurangi rasa lelah da stres pascamelahirkan.

    Yoga

    Setelah sehat secara fisik setelah melahirkan, Anda dapat mulai melakukan yoga atau meditasi. Berlatih yoga yang baik, tidak hanya mengatasi stres postpartum, tapi meningkatkan kesehatan fisik secara keseluruhan.

    Interaksi Sosial

    Setelah melahirkan, usahakan tetap aktif dalam hubungan sosial. Ini akan membuat Anda lebih energik dan bahagia. Anda dapat ngobrol dengan teman-teman atau berbagi foto bayi melalui situs jejaring sosial. Ini akan membantu mengurangi stres dan kecemasan pascamelahirkan. (*)

    Oleh: deni mulyana sasmita / den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Makanan dan Minuman Ini Dituding Sumber Penyakit Diabetes. Apa Saja?
    Wuidih... Indonesia Pengunduh Tiktok Terbanyak di Seluruh Dunia
    6 Make Up yang Harus Dibawa saat Bepergian, Biar Makin On Point!
    Kedai Kopi Intina, Kopi Natural Jadi Produk Unggulannya
    Siti Fauziah tak Menyangka Film Tilik Viral Setelah Diuplaod di Youtube
    Berita Terdahulu

    Editorial