web stats service from statcounter

Hot News

  • Kapten Persib Optimistis Lolos Fase Grup
    Kapten Persib Optimistis Lolos Fase Grup
    • 25 Januari 2017 | 01:06:00 WIB

    PERSIB berada di Grup 3 pada babak penyisihan Piala Presiden 2017 bersama PSM Makassar, Persiba Balikpapan, dan Persela Lamongan.

Inspirasi

    20 Warga Korban Dimas Kanjeng Tertipu Ratusan Juta
    net

    20 Warga Korban Dimas Kanjeng Tertipu Ratusan Juta

    • Senin, 17 Oktober 2016 | 19:27:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Garut - Pengaduan korban penipuan penggandaan uang dan pengikut Kanjeng Dimas atau Taat Pribadi di Kabupaten Garut terus bermunculan. Terbaru ada sebanyak 20 warga Kampung Lamping Desa Cintakarya, Kecamatan Samarang, Garut, yang dilaporkan telah menjadi korbannya setelah sebelumnya ada enam warga dari wilayah Garut Utara yakni Kecamatan Cibatu dan Kecamatan Kersaman.

    Mereka mengaku ada yang tertipu hingga ratusan juta rupiah. Bahkan ada warga yang usahanya mengalami kebangkrutan akibat terus menyetor uang untuk digandakan ke padepokan tersebut.

    "Saat ini tercatat ada 20 orang warga kami yang menjadi korban penggandaan uang Kanjeng Dimas itu," ungkap Ketua RW Kampung Lamping Hasim Sulaeman, Senin (17/10/2016).

    Menurut dia mereka baru memberi informasi pernah tertipu Kanjeng Dimas Taat Pribadi setelah mengetahui pimpinan padepokan tersebut ditangkap petugas Polda Jawa Timur. Dari pengakuannya jika ingin melihat uang banyak harus menyetorkan terlebih dahulu mas kawin yang nilainya Rp 3 Juta sampai dengan Rp 5 Juta bahkan ada juga warga yang menyetorkan hingga ratusan juta.

    Meski tertipu warga enggan untuk melaporkan pada petugas kepolisian karena merasa malu telah menjadi korban dan pengikut Dimas Kanjeng Taat Pribadi. Berdasarkan pengakuan kejadian itu terjadi sejak 2014 lalu. Bahkan suruhan Taat Pribadi kerap datang ke kampung Lamping guna meminta sesajen pada warga yang ingin memiliki uang banyak.

    “Warga banyak yang tergiur karena dengan menyetor KTP dan membayar Rp 20 ribu uang itu bisa menjadi Rp 15 juta setelah melalui proses klenik di Padepokan,” pungkasnya. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Pemkab Garut Terus Tertibkan PKL di Zona Merah
    Perdagangan Ilegal Kukang Secara Online Marak
    Kejari Jemput dan Tahan 5 Terpidana Kasus Berbeda
    Uang ADD Rp 33 Juta yang Akan Dibagikan Dicuri
    Pasien Thalasemia di Cianjur Sulit Dapatkan Darah
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Harapan Baru di Tahun Baru
      Harapan Baru di Tahun Baru

      HARI Minggu bertepatan dengan tanggal 1 Januari 2017, hampir seluruh umat manusia di dunia ini merayakan malam pergantian tahun atau dikenal dengan malam Tahun Baru.