web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Banyak TKI Asal Indramayu Terkena Overcharging
    net

    Banyak TKI Asal Indramayu Terkena Overcharging

    • Senin, 17 Oktober 2016 | 19:16:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Indramayu - Para calon TKI asal Indramayu yang akan disalurkan ke Taiwan, Singapura, dan Hongkong diduga dikenakan biaya berlebihan (overcharging). Hal itu diduga dilakukan oleh oknum perusahaan Penyalur Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI).

    Ketua SBMI Indramayu Juwarih mengungkapkan banyak TKI yang tidak menyadari telah menjadi korban penipuan perusahaan PJTKI maupun swasta (PPTKIS). “Banyak calon TKI yang berangkat ke Singapura, Hongkong, Taiwan tertipu daya praktik overcharging namun mereka tidak sadar dan enggan melapor,” tuturnya.

    Menurutnya pihak perusahaan kerap menggandakan total biaya penyaluran menjadi dua kali lipat dari seharusnya. Jika biaya resmi penyaluran TKI sebanyak Rp 14,7 juta per orang, namun pada kenyataannya banyak di antara TKI yang dipungut biaya hingga Rp 35 juta hingga Rp 45 juta.

    Kemudian setelah menyalurkan pihak perusahaan penyalur biasanya akan memotong gaji TKI yang bersangkutan setiap bulan. "Contoh ke Taiwan, standar gaji TKI Taiwan itu enam sampai tujuh juta TKI dipotong gaji selama sembilan bulan," ucapnya.

    Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Indramayu Daddy Haryadi menduga jika praktik overcharging tersebut dilakukan calo atau penyalur perorangan dan bukan perusahaan seperti yang disebut pihak SBMI.

    "Praktik overcharging itu dilakukan penyalur ilegal atau yang tidak memiliki rekomendasi pemerintah dan bukan oleh perusahaan resmi," kata Daddy.

    Dia beralasan pembengkakan biaya penyaluran TKI disebabkan biaya perjalanan saat mengurus persyaratan ke instansi terkait. Selama ini para calon TKI harus mengurus persyaratan ke berbagai instansi yang letaknya berjauhan bahkan sampai ke luar daerah sehingga biayanya dipastikan bertambah saat dibantu calo. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Pemkab Hanya Setujui Rp2,5 M bagi Guru Honorer
    Perlu Komite Vokasional untuk Perubahan Kurikulum
    Calon Independen Pilgub Jabar Butuh 2.132.470  KTP
    BPOM Tegaskan Pil PCC tak Boleh Beredar
    Kemenko PMK Gelar Pelatihan Penggunaan Medsos
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Mari Kita Berkurban
      Mari Kita Berkurban

      SEKITAR 2,1 miliar umat muslim di seluruh dunia serentak memeringati Hari Raya Idul Adha yang pada 2017 ini jatuh pada hari Jumat (1/9/2017).

      Advertisement On Google