web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Kanker Serviks Masih Jadi Musuh Utama Kaum Hawa
    net

    Kanker Serviks Masih Jadi Musuh Utama Kaum Hawa

    • Senin, 17 Oktober 2016 | 19:15:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Ciamis - Setiap perempuan diharapkan dapat mendeteksi secara dini penyakit kanker serviks yang hingga kini masih tergolong cukup tinggi.

    Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kabupaten Ciamis Hj. Ai Elah Syam Arifin mengungkapkan jika saat ini kanker serviks masih menjadi salah satu penyakit yang banyak menyerang kaum perempuan berusia produktif.

    Untuk itu guna menekan angka pengidap penyakit kanker serviks pihaknya terus memberikan pengetahuan masyarakat tentang bahaya, pecegahan, deteksi dan penanggulangan penyakit kanker ini.

    “Sangat penting untuk melakukan penyuluhan tentang kanker ini agar bisa melakukan deteksi dini dari penyakit ini,” ucapnya.

    Istri dari Bupati Ciamis Iing Syam Arifin itu menambahkan deteksi dini kanker terutama pada kaum wanita sangat penting dilakukan. Sebab jumlah pengidap kanker utamanya kanker serviks pada wanita cukup tinggi.

    Pihaknya pun turut menggandeng Dinkes, BPJS kesehatan dan Prodia untuk mengelar beberapa kegiatan tes Inspeksi Visual Asetat (IVA) dan papsmear secara gratis. Kegiatan itu sudah dilaksanakan di lima puskesmas di Kecamatan Cihaurbeuti, Panumbangan, Panjalu dan Sukamantri.

    "Sasaran tes kanker tersebut sebanyak 154 orang. Kegiatan tes IVA dan papsmear ini sangat bermanfaat bagi kaum hawa, agar mereka bisa sejak dini mengetahui kalau dia memang mengidap kanker agar selanjutnya bisa ditangani secara medis," ujarnya. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Mortir Aktif Ditemukan Saat Gali Gorong-gorong
    Resahkan Warga Subang Babi Hutan Terpaksa Ditembak
    Jelang Ramadan, Belasan Preman dan Calo Diamankan
    Diduga Bocor, Razia Hanya Temukan Kondom di Hotel
    2 Figur Merapat ke Golkar di Pilkada Ciamis 2018
    Berita Terdahulu

    Editorial