web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Negeri Luar Angkasa Asgardia

    Negeri Luar Angkasa Asgardia

    • Senin, 17 Oktober 2016 | 15:44:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews – Telah lama manusia bermimpi untuk hidup di luar angkasa. Impian itu diangkat ke dalam film layar lebar dan layar kaca. Seperti Star Wars, Star Trek, dan Avatar. Tak lama lagi impian itu terwujud.

    Ilmuwan angkasa asal Rusia, Igor Ashurbeyli menggagas sebuah negara independen Asgardia yang berlokasi di luar angkasa. Penduduk Asgardia adalah manusia bumi pilihan yang telah lolos seleksi baik fisik, psikis, maupun intelektualitasnya. Karena penghuni Asgardia disiapkan untuk mampu melindungi Bumi dari segala ancaman.

    Pendiri Aerospace International Research Center (AIRC) di Wina, Austria pada 2013 ini merancang Asgardia layak dihuni manusia. "Untuk kali pertamanya dalam sejarah, negara baru diciptakan, bukan di Bumi, tapi di langit. Asgardia akan menjadi sebuah tempat di orbit yang mengusung semangat perdamaian, akses, dan perlindungan,” tulis situs AIRC.

    Sciencemag.com melansir, Asgardia diadopsi dari nama kota mitos di langit yang dikuasai Dewa Odin dalam mitologi Nordik (Norse). Kelak jika telah terwujud, Asgardia akan dihuni para ilmuwan, insinyur, pebisnis, dan para pengacara.

    Lantas bagaimana caranya agar bisa jadi warga negara Asgardia? Yang pasti, semua manusia di Bumi bisa jadi warga negara Asgardia. Para pendaftar harus mengisi formulir. Isi nama, alamat email, negara asal, dan pernyataan telah berusia 18 tahun. Rincian soal kewarganegaraan kemudian akan dikirim ke alamat surat elektronik. Telah ratusan ribu orang dari 200 negara di seluruh dunia mendaftar. Targetnya, 1 juta orang akan menjadi warga negara Asgardia.

    Namun sejauh ini, Asgardia baru proyek gagasan. Belum ada bentuk fisik negara Asgardia di luar angkasa. Pasalnya, selain teknologi tinggi yang memungkinkan manusia bisa hidup di luar angkasa, dana juga jadi salah satu batu sandungan.

    Belum lagi persoalan hokum. Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dalam Perjanjian Luar Angkasa menetapkan bahwa, luar angkasa milik seluruh umat manusia. Tak ada seorangpun atau negara manapun yang berhak mengklaim matahari, bulan, bintang, dan benda-benda luar angkasa lain miliknya.

    Direktur London Institute of Space Policy and Law Profesor Sa'id Mosteshar meragukan Asgardia bisa diakui sesuai hukum internasional. Menurut Sa’id, Asgardia tidak punya wilayah teritorial, sementara warganya' masih berada di Bumi, peluang untuk diakui sebagai negara, sangat kecil.(*)

     

    Oleh: akbar aulia / bar

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Benua Baru Zealandia Kaya Minyak dan Mineral
    Mission Imposible Tiga Pencuri Buku Kuno
    Groundskimmer, Pesawat Kargo Radikal
    Polisi Australia Goreng Telur Tanpa Kompor
    Donor Otak untuk Penelitian
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Mimilih Pemimpin yang Amanah
      Mimilih Pemimpin yang Amanah

      RABU (15/2/2017), bangsa Indonesia menggelar Pilkada Serentak 2017. Kita patut bersyukur Pilkada kali ini berlangsung aman dan lancar tanpa ada gangguan berarti.