web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Avanza Sundul Truk, 1 Tewas 6 Lainnya Luka
    net

    Avanza Sundul Truk, 1 Tewas 6 Lainnya Luka

    • Sabtu, 15 Oktober 2016 | 19:31:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Subang - Satu orang tewas pada kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Tol Cikopo-Palimanan, tepatnya di km 97.400 yang masuk wilayah Subang, Sabtu (15/10/2016).

    Kecelakaan itu melibatkan mobil Avanza berpenumpang tujuh orang yang menabrak bagian belakang truk. Akibatnya sopir dan penumpang avanza mengalami luka berat dan ringan sehingga harus dilarikan ke rumah sakit.

    Dari tujuh korban itu lima di antaranya mengalami luka berat termasuk dua kritis dan dua lainnya luka ringan. Belakangan salah satu korban kritis dikabarkan meninggal dunia di Ruang IGD Rumah Sakit Tamrin Purwakarta. Korban diketahui bernama Ahmad warga Tangerang, Banten.

    Berdasrakan informasi mobil avanza itu adalah rombongan pegawai perusahaan distributor rokok di Karawang. Mereka hendak menuju Karawang namun saat melintas di lokasi kejadian laju kendaraan tak bisa dikendalikan sehingga menabrak bagian belakang truk yang melaju di depannya.

    Kasat Lantas Polres Subang Sujana membenarkan adanya kejadian tersebut. Mobil yang digunakan korban sudah dievakuasi ke Pos PJR Tol Cipali di Gerbang Tol Cilameri Subang. "Penyebab pasti kejadiannya masih dalam penyelidikan. Namun diduga sopir mobil Avanza yang bernama Dera Koswara mengantuk," ujarnya.

    Saat ini para korban luka termasuk yang mengalami luka kritis yakni sopir mobil tersebut, Dera Koswara masih dirawat di rumah sakit Tamrin Purwakarta untuk mendapatkan penanganan medis. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Jalan Cianjur yang Terkena Longsor, Sudah Normal
    Timbun Limbah B3 Perusahaan Disegel Petugas KLHK
    Pemkab Karawang Diminta Cabut Izin Tambang Karst
    Pemkot Tasik Minta Tol Cigatas Jadi Prioritas
    Perkosa Nenek 80 Tahun, Pemuda Dituntut 8 Tahun
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Advertisement On Google