web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

  • Fokus Seorang Pemimpin
    Fokus Seorang Pemimpin

    MENJADI pemimpin adalah kesempatan berharga karena tidak semua orang berkesempatan menjadi pemimpin dalam suatu entitas bisnis.

    Kondisi Alam di Gunung Papandayan Rusak Parah
    net

    Kondisi Alam di Gunung Papandayan Rusak Parah

    • Kamis, 13 Oktober 2016 | 15:46:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Garut - Kondisi alam dan lingkungan Gunung Papandayan sejak tahun 1998 sudah rusak parah dan kondisinya mengkhawatirkan. Hal itu ditegaskan ahli vulkanologi yang pernah menjabat sebagai Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Dr Surono/

    Dia mengistilahkan jika Gunung Papandayan seolah-olah telah diperkosa. Pasalnya banyak tanaman keras berakar di sana ditebang atau dicabut lalu digantikan dengan tanaman semusim seperti sayuran yang akhirnya sedimentasi semakin besar dan membuat sungai dangkal.

    "Kondisi lingkungan Gunung Papandayan itu sudah rusak karena diperkosaa sejak dari 1998 lalu,” kata dia saat memantau Sungai Cimanuk di Kecamatan Bayongbong, Selasa (11/10/2016).

    Menurutnya Waduk Jatigede sangat bergantung pada hulu Cimanuk sehingga harus mendapatkan perhatian. Apalagi di kawasan hulu rusak di hilir akan morat-marit sehingga harus ada perbaikan secara menyeluruh dari berbagai pihak.

    Surono menyebutan sungai saat ini hanya menjadi tempat pembuangan. Semua pihak gagal dalam merawat sungai sebagai sumber kebutuhan pokok. Pembenahan di kawasan hulu, mutlak dilakukan. Tak mungkin di hilir berkah jika hulu tak dibenahi. Harus ada dukungan dari semua pihak. Selain kawasan hulu, tata ruang juga harus mendapat perbaikan.

    Terkait adanya tuduhan jika Bendung Copong yang ikut menjadi penyebab banjir bandang, Surono memperkirakan kemungkinan itu bukan sebagai penyebabnya. Jika banjir tiba-tiba besar, pasti ada tampungan yang pecah.

    "Di Garut dan Jawa Barat ini banyak terjadi bencana untuk itu lingkungan harus dibenahi segera agar tidak ada masyarakat yang dirugikan,” pungkasnya. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Elektabilitas Rindu Tertinggi, Demiz Terpopuler
    Ketuanya Ditangkap, Panwaslu Garut Tetap Bertugas
    Polisi Amankan Pemberi Suap di Pilgub Garut
    Komunitas Ojek Citeureup Siap Menangkan Demiz
    Ketua Panwaslu dan Komisioner KPU Garut Ditangkap
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Gong Xi Fa Chai
      Gong Xi Fa Chai

      JUMAT (16/2/2018) ini merupakan hari istimewa bagi orang-orang Tionghoa atau keturunan China di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

      Advertisement On Google