web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Gubernur Serahkan SK Pemberhentian Bupati Ojang

    Gubernur Serahkan SK Pemberhentian Bupati Ojang

    JuaraNews, Bandung - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyerahkan Surat Keputusan  Menteri Dalam Negeri tentang Pemberhentian Sementara Bupati Subang, Ojang Suhandi. SK yang bernomor 132.32-9504 ditandatangani Menteri sejak 3 Oktober 2016, di Gedung Sate, Rabu (12/1/16). 

    SK ini sebagai respon atas ditetapkannya Bupati Subang menjadi terdakwa dalam tindak pidana korupsi sejak perkaranya dilimpahkan oleh Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi RI ke Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Bandung.

    "Saya atas nama Mendagri menyerahkan SK ini kepada Ibu Imas (Wakil Bupati Subang) disaksikan jajaran pimpinan daerah Kabupaten Subang, selanjutnya wakil bupati dapat melaksanakan tugas dan kewenangan Bupati Subang," kata Aher.

    Bupati Subang Ojang Sohandi menjabat sejak Desember 2013 diberhentikan sementara, selanjutnya sisa masa jabatan sampai 2018 dilanjutkan oleh wakil bupati sampai proses hukum Ojang selesai dan mempunyai kekuatan hukum tetap.

    "Jika memang terdakwa terbukti bersalah di pengadilan maka ini akan berkonsekuensi berhalangan tetap, wakil bupati akan diusulkan definitif menjadi bupati, namun sebaliknya jika memang tidak terbukti maka segala hak dan kewenangan Bupati Ojang akan kembali,” jelas Aher.

    Gubernur berharap setelah penyerahan SK maka kevakuman kepemimpinan di Subang segera dapat diakhiri, selanjutnya wakil bupati memiliki kewenangan penuh sebagai bupati untuk memacu sejumlah program pembangunan yang sempat terganggu. 

    "Pasca terbitnya Keputusan Menteri Dalam Negeri tersebut, Saya berharap kepada saudari Wakil Bupati Subang serta jajaran DPRD Kabupaten Subang, untuk tetap memelihara kebersamaan dalam pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan, sekaligus tetap menjaga hubungan yang harmonis dan kondusif,” kata Aher.

    Atas permasalahan yang terjadi pada Bupati Subang tersebut, Aher menghimbau berbagai pihak di lingkup Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk terus berhati - hati. Serta tentu tidak dengan sengaja melakukan penyimpangan hukum, termasuk jangan sampai terjerat Operasi Tangkap Tangan (OTT). "Insya Allah mudah - mudahan di Pemprov Jabar tidak ada terjadi lagi hal serupa, yang jelas kita ingin semuanya baik, tidak ada yang secara sengaja ingin berbuat buruk,” katanya. (*)

    ude

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Pelaku Bom Panci Sempat Mau Sandera PNS kelurahan
    Ini Pelaku Teror Bom Panci di Arjuna
    Pelaku Teror Panci Bom Tewas
    Pelaku Teror Bom Panci Berhasil Diringkus
    Bom Panci Meledak, Kapolrestabes Dilemari Juga
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Mimilih Pemimpin yang Amanah
      Mimilih Pemimpin yang Amanah

      RABU (15/2/2017), bangsa Indonesia menggelar Pilkada Serentak 2017. Kita patut bersyukur Pilkada kali ini berlangsung aman dan lancar tanpa ada gangguan berarti.