web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Pipa PDAM Putus, 2.600 Pelanggan Tak Teraliri Air
    net

    Pipa PDAM Putus, 2.600 Pelanggan Tak Teraliri Air

    • Selasa, 11 Oktober 2016 | 12:38:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Ciamis - Akibat terputusnya pipa PDAM di Samping Jembatan Putrapinggan, sebanyak 2.600 pelanggan air bersih di kabupaten Pangandaran tidak mendapatkan suplai air.

    Kepala Bagian Distribusi dan Produksi PDAM Tirta Galuh Ciamis Bambang Suherman mengakui jika akibat dari bencana rusaknya jembatan Putrapinggan membuat saluran pipa PDAM pun terputus. Ini dikarenakan saluran pipa tersebut tepat berada di samping jembatan itu.

    “Ada pipa yang rusak dan terputus sehingga suplai air kepada pelanggan saat ini ada yang terpaksa dihentikan untuk sementara waktu,” ucapnya, Senin (10/10/2016).

    Dia menjelaskan kapasitas kemampuan intalansi besar pipa Putrapinggan per hari mencapai 100 liter per detiknya dan itu bisa memberikan kepada 2.600 bagi pelanggan di kabupaten Pangandaran. Tetapi karena pipanya terputus maka pelanggan tidak bisa terlayani.

    Terkait hal ini pihaknya berjanji segera memperbaiki pipa yang terputus. Sedangkan untuk masalah kerugian masih diinventaris dulu karena saat ini masih dihitung. “Kami belum bisa pastikan kerugian berapa karena yang jadi fokus kami saat ini adalah berupaya untuk bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat terutama pelanggan PDAM sesegera mungkin dengan memperbaiki pipa saluran yang rusak itu,” ujarnya. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Zakat Warga Jabar mencapai Rp236 Miliar
    Aher Imbau Warga Jabar Budayakan Sedekah
    Selama Ramadan dan Lebaran, Jabar Kondusif
    Idul Fitri 2017 Jatuh pada Minggu (25/6/2017)
    Meresahkan, Puluhan Juru Parkir Liar Diamankan
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Selamat Hari Raya Idul Fitri
      Selamat Hari Raya Idul Fitri

      DENGAN rasa suka cita dan senang, kita menyambut Hari Kemenangan, bercampur sedih, karena kita ditinggalkan bulan Ramadan yang penuh berkah.