web stats service from statcounter

Hot News

  • Dokter Persib Masih Observasi Cedera Sergio
    Dokter Persib Masih Observasi Cedera Sergio
    • 26 Februari 2017 | 16:05:00 WIB

    DOKTER masih mengobservasi cedera Sergio van Dijk yang didapat saat laga 8 Besar Piala Presiden 2017 menghadapi Mitra Kukar, Sabtu (25/2/2017) malam.

Inspirasi

    109 Desa di Cianjur Masuk Zona Merah Rawan Bencana
    net

    109 Desa di Cianjur Masuk Zona Merah Rawan Bencana

    • Selasa, 11 Oktober 2016 | 12:37:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Cianjur - Sedikitnya ada 109 desa dari 360 desa di Kabupaten Cianjur yang termasuk ke dalam zona merah daerah yang rawan terjadi bencana alam. Di desa-desa tersebut  rawan terjadi bencana alam seperti banjir dan bencana alam tanah longsor.

    “Hasil inventarisir kami ada sedikitnya 109 dari 360 desa di Cianjur ini yang masuk ke dalam kawasan zona merah rawan bencana,” ungkap Kepala BPPD Kabupaten Cianjur Asep Suparman.

    Terkait hal ini pihaknya telah mengimbau masyarakat  utamanya yang tinggal di daerah rawan bencana untuk senantiasa waspada mengingat cuaca belakangan ini sangat ekstrim. Pasalnya bencana banjir dan tanah longsor sewaktu-waktu bisa saja terjadi.

    “Saat ini kondisi cuaca sedang ekstrem, untuk itu wewaspadaaan harus ditingkatkan, khususnya masyarakat yang tinggal di zona rawan,” sambugnnya.

    Hasil pemetaan BPBD Cianjur, 109 desa yang masuk dalam zona merah bencana tersebut tersebar di wilayah Kecamatan Cibinong, Naringgul, Sukaresmi, Cibeber, Campaka, Campaka Mulya, Sindangbarang, Cidaun dan Cipanas. Sedangkan untuk bencana banjir itu biasanya terjadi di Sindangbarang, Cidaun, Cibinong bahkan Cipanas juga.

    “Bencana ini memang sulit diprediksi kejadiannya. Kami hanya sebatas bisa melakukan upaya antisipasi agar dampak dari bencana itu bisa diminimalisir,” imbuhnya.

    Akibat tingginya potensi bencana, pihaknya saat ini tengah berupaya untuk mendorong terbitnya Surat Keputusan (SK) bupati tentang Siaga Darurat Banjir dan Longsor. Terbitnya SK bupati bisa menjadi acuan dalam penanganan jika sampai terjadi bencana alam. “Saat ini SK bupati masih dalam proses, mudah-mudahan bisa segera terbit,” harapnya. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Banjir Sempat Rendam Jalan Utama Bandung-Garut
    Terlibat Korupsi dan Tipu Gelap, Kades Dibekuk
    Bus Lewat Cipularang Lagi Jalur Purwakarta Lengang
    TPS Ciniru Overload, Pemkab Cari Lahan Pengganti
    5.000 Pencari Kerja, Magang di 300 Perusahaan
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Mimilih Pemimpin yang Amanah
      Mimilih Pemimpin yang Amanah

      RABU (15/2/2017), bangsa Indonesia menggelar Pilkada Serentak 2017. Kita patut bersyukur Pilkada kali ini berlangsung aman dan lancar tanpa ada gangguan berarti.