web stats service from statcounter

Hot News

  • Kapten Persib Optimistis Lolos Fase Grup
    Kapten Persib Optimistis Lolos Fase Grup
    • 25 Januari 2017 | 01:06:00 WIB

    PERSIB berada di Grup 3 pada babak penyisihan Piala Presiden 2017 bersama PSM Makassar, Persiba Balikpapan, dan Persela Lamongan.

Inspirasi

    109 Desa di Cianjur Masuk Zona Merah Rawan Bencana
    net

    109 Desa di Cianjur Masuk Zona Merah Rawan Bencana

    • Selasa, 11 Oktober 2016 | 12:37:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Cianjur - Sedikitnya ada 109 desa dari 360 desa di Kabupaten Cianjur yang termasuk ke dalam zona merah daerah yang rawan terjadi bencana alam. Di desa-desa tersebut  rawan terjadi bencana alam seperti banjir dan bencana alam tanah longsor.

    “Hasil inventarisir kami ada sedikitnya 109 dari 360 desa di Cianjur ini yang masuk ke dalam kawasan zona merah rawan bencana,” ungkap Kepala BPPD Kabupaten Cianjur Asep Suparman.

    Terkait hal ini pihaknya telah mengimbau masyarakat  utamanya yang tinggal di daerah rawan bencana untuk senantiasa waspada mengingat cuaca belakangan ini sangat ekstrim. Pasalnya bencana banjir dan tanah longsor sewaktu-waktu bisa saja terjadi.

    “Saat ini kondisi cuaca sedang ekstrem, untuk itu wewaspadaaan harus ditingkatkan, khususnya masyarakat yang tinggal di zona rawan,” sambugnnya.

    Hasil pemetaan BPBD Cianjur, 109 desa yang masuk dalam zona merah bencana tersebut tersebar di wilayah Kecamatan Cibinong, Naringgul, Sukaresmi, Cibeber, Campaka, Campaka Mulya, Sindangbarang, Cidaun dan Cipanas. Sedangkan untuk bencana banjir itu biasanya terjadi di Sindangbarang, Cidaun, Cibinong bahkan Cipanas juga.

    “Bencana ini memang sulit diprediksi kejadiannya. Kami hanya sebatas bisa melakukan upaya antisipasi agar dampak dari bencana itu bisa diminimalisir,” imbuhnya.

    Akibat tingginya potensi bencana, pihaknya saat ini tengah berupaya untuk mendorong terbitnya Surat Keputusan (SK) bupati tentang Siaga Darurat Banjir dan Longsor. Terbitnya SK bupati bisa menjadi acuan dalam penanganan jika sampai terjadi bencana alam. “Saat ini SK bupati masih dalam proses, mudah-mudahan bisa segera terbit,” harapnya. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Pemkab Garut Terus Tertibkan PKL di Zona Merah
    Perdagangan Ilegal Kukang Secara Online Marak
    Kejari Jemput dan Tahan 5 Terpidana Kasus Berbeda
    Uang ADD Rp 33 Juta yang Akan Dibagikan Dicuri
    Pasien Thalasemia di Cianjur Sulit Dapatkan Darah
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Harapan Baru di Tahun Baru
      Harapan Baru di Tahun Baru

      HARI Minggu bertepatan dengan tanggal 1 Januari 2017, hampir seluruh umat manusia di dunia ini merayakan malam pergantian tahun atau dikenal dengan malam Tahun Baru.